Bimbingan konseling dalam menangani dampak psikologis anak korban perceraian : studi kasus di Desa Kebondalem Kecamatan Gringsing

Saykhoni, M. Richos (2024) Bimbingan konseling dalam menangani dampak psikologis anak korban perceraian : studi kasus di Desa Kebondalem Kecamatan Gringsing. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_1901016139_M._Richos_Saykhoni] Text (Skripsi_1901016139_M._Richos_Saykhoni)
Skripsi_1901016139_M._Richos_Saykhoni.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Perceraian memiliki dampak yang cukup serius bagi anak-anak, sebab perceraian orang tua bukanlah hal yang dapat dengan mudah dapat mereka mengerti. Kondisi yang dialami anak korban perceraian orang tuan tentu harus mendapat perhatian lebih. Ketika kedua orang tua yang bercerai cenderung melupakan perhatian mereka pada anaknya maka peran dari bimbingan dan konseling Islami harus hadir dan membantu mengatasi masalah tersebut. Bimbingan konseling memiliki peran yang krusial dalam menangani dampak psikologis anak-anak yang menjadi korban perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kondisi anak psikologis anak korban perceraian dan menjelaskan proses bimbingan konseling dalam menangani dampak psikologis anak korban perceraian di Desa Kebondalem Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang mengkaji secara rinci dan mendalam. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dengan konselor di Kasi Pelayanan, orangtua dan anak-anak korban perceraian, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data, kesimpulan dan verifikasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bimbingan konseling bagi korban perceraian di Kasi Pelayanan Desa Kebondalem menekankan fungsi pengembangan dan pencegahan, bertujuan untuk perkembangan dan perbaikan. Tahapan yang dilakukan dengan mengembangkan hubungan dengan klien (rapport), kemudian menganalisis masalah, menjelaskan masalah, mengembangkan dan melaksanakan rumus untuk berubah dan follow up atau meninjau kembali dan pelaksanaannya menggunakan media tulis ekspresif. Dampak korban perceraian yang ditangani di Kasi Pelayanan berdampak pada beberapa kondisi yaitu kecerdasan, emosi, konsep diri, agresif dan trauma. Pelaksanaan bimbingan konseling pada korban perceraian di Kasi Pelayanan Desa Kebondalem membantu dalam memulihkan luka yang membuat anak merasa tidak nyaman, stres dan terganggu dan mengurangi adanya resiko yang tidak baik kedepannya, karena anak korban perceraian akan mengalami dampak-dampak negatif, sehingga dikhawatirkan dapat menjadikannya untuk melakukan tindakan-tindakan negatif lainnya. Secara keseluruhan, keberhasilan dalam proses bimbingan konseling ini akan sangat berguna pada kesiapan korban ketika berada di kehidupan selanjutnya yang mampu membuat anak menjadi lebih tenang, dapat bersosialisasi dengan baik dan komunikatif.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Bimbingan konseling; Dampak psikologis; Anak; Korban perceraian
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 23 Apr 2026 04:10
Last Modified: 23 Apr 2026 04:10
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29499

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics