Pandangan Aisyah Dahlan tentang toxic parenting dan relevansinya dengan bimbingan konseling keluarga Islam
Muzadi, Ahmad Zidan (2024) Pandangan Aisyah Dahlan tentang toxic parenting dan relevansinya dengan bimbingan konseling keluarga Islam. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Skripsi_2001016025_Ahmad_Zidan_Muzadi.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Perilaku orang tua terhadap anak sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak oleh karena itu, penting bagi orang tua menjaga sikap dan perilakunya di depan anak. Pola asuh beracun (toxic parenting) akan berdampak buruk pada perkembangan anak. Upaya dalam memberikan edukasi kepada orang tua akan bahayanya toxic parenting ini dapat dilakukan melalui media sosial seperti yang dilakukan oleh Aisyah Dahlan dalam platform Youtube. Aisyah Dahlan memberikan edukasi berdasarkan pengalamannya kemudian dikaitkan dengan ajaran agama Islam sehingga menghasilkan pemikiran tentang toxic parenting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemikiran Aisyah Dahlan tentang toxic parenting dan relevansinya dengan bimbingan konseling keluarga Islam.
Jenis penelitian ini adalah analisis isi (content analysis) dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan: Pertama, pemikiran Aisyah Dahlan tentang toxic parenting, ialah orang tua yang tidak menghormati dan tidak memperlakukan anaknya dengan baik sebagai individu seperti melakukan kekerasan fisik, verbal, mengekang anak, dan pengabaian terhadap anak, sehingga berdampak pada alam bawah sadar anak yang menimbulkan trauma bahkan menjadikan anak jauh dari orang tuanya. Pandangannya berpedoman pada surah Ali Imran ayat 159 yang mana makna di dalamnya menjelaskan dampak dari toxic parenting kepada anak. Kedua, relevansi antara pemikiran Aisyah Dahlan tentang toxic parenting dan bimbingan konseling keluarga Islam, adanya nilai-nilai yang ingin dicapai bagi orang tua yaitu membantu memberikan penyadaran untuk tidak berlaku toxic karena berdampak pada persepsi, harapan, dan interaksi antar orang tua dan anak. Pemikirannya juga memiliki keterkaitan dengan asas-asas dalam bimbingan konseling keluarga Islam antara lain asas kebahagiaan hidup dunia akhirat, asas sakinah mawaddah wa rahmah, asas komunikasi musyawarah antara orang tua dan anak, dan asas sabar tawakkal kepada Allah, sehingga bimbingan konseling keluarga Islam membantu mencegah, mengatasi perilaku toxic parenting, dan memelihara keluarga agar keluarga tersebut terhindar dari perilaku toxic parenting sehingga dapat menjadi keluarga yang sesuai dengan ajaran Islam yaitu sakinah, mawaddah wa rahmah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Toxic parenting; Bimbingan konseling keluarga Islam; Aisyah Dahlan |
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 640 Home economics and family living > 649 Child rearing and home care of sick |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) |
| Depositing User: | Miswan Miswan |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 04:21 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 04:21 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29500 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
