Bimbingan kelompok activity daily living bagi tunanetra di rumah pelayanan sosial disabilitas sensorik netra Dristarastra Pemalang

Salsabila, Lina (2024) Bimbingan kelompok activity daily living bagi tunanetra di rumah pelayanan sosial disabilitas sensorik netra Dristarastra Pemalang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2001016038_Lina Salsabila] Text (Skripsi_2001016038_Lina Salsabila)
Skripsi_2001016038_Lina Salsabila.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Anak tunanetra yang mengalami hambatan dalam penglihatannya akan menghambat dalam melakukan aktivitas sehari-hari, sehingga membutuhkan bimbingan ADL. Rumah pelayanan Dristarasta Pemalang melakasanakan bimbingan kelompok ADL untuk membantu tunanetra bisa hidup mandiri.
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bimbingan kelompok ADL bagi tunanetra. Jenis penelitiannya deskriptif kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data yang digunakan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan datanya observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan waktu. Analisis penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian bimbingan kelompok ADL bagi tunanetra, pertama tahap pembentukan, keterlibatan anggota ke dalam kelompok bertujuan anggota kelompok dapat memahami maksud bimbingan kelompok, saling mengenal, percaya, menerima dan saling membantu. Menunjukkan bahwa 8 anggota kelompok menyukai adanya permainan menarik yang diberikan. Kedua tahap peralihan, bertujuan memperkenalkan konsep ADL, alat bantu, dan Teknik yang sesuai, sehingga anak tunanetra mampu memahami materi yang disampaikan dan mampu melakukan aktivitas sehari-hari. Ketiga tahap kegiatan, anak tunanetra mempraktikkan yang telah dipelajari, bertujuan menguji, mengembangkan atau meningkatkkan keterampilan. Keempat tahap pengakhiran, anak tunanetra menerapkan hasil tahap kegiatan tanpa pengawasan secara langsung. Tahapan bimbingan ADL wajib dipelajari tunanetra bertujuan agar tunanetra lebih mandiri saat melakukan kegitan sehari-hari tanpa bantuan orang lain. Bimbingan kelompok ADL dilakukan setiap hari Selasa jam 08.00-10.00 WIB. Kegiatan tersebut menunjukkan adanya perubahan positif pada anak tunanetra. 2 anak tuna netra sudah bisa melakukan aktivitas merapihkan tempat tidur, 2 dianatarnya sudah bisa melakukan mencuci dan menjemur pakaian serta melipat baju, dan 1 anak sudah bisa makan menggunakkan sendok. Data tersebut menunjukkan bahwa bimbingan kelompok ADL mampu membuat anak tunanetra menjadi lebih mandiri.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Bimbingan kelompok; Activity daily living; Tunanetra; Penerima manfaat
Subjects: 300 Social sciences > 360 Social services; association > 362 Social welfare problems and services
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 23 Apr 2026 05:59
Last Modified: 23 Apr 2026 05:59
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29503

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics