Bimbingan kelompok untuk membantu mengatasi insecure pada penyandang tunadaksa : studi kasus pada penyandang tunadaksa di Komunitas G-DEBAT Brebes
Fatihaturisko, Siti (2024) Bimbingan kelompok untuk membantu mengatasi insecure pada penyandang tunadaksa : studi kasus pada penyandang tunadaksa di Komunitas G-DEBAT Brebes. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Skripsi_2001016042_Siti_Fatihaturisko.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Tunadaksa di komunitas G-DEBAT mengalami permasalahan insecure dengan ditandai sikap yang menghindar dari interaksi sosial, sering membandingkan diri dengan orang lain, dan merasa sulit keluar dari situasi tersebut.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai bimbingan kelompok untuk membantu mengatasi insecure pada penyandang tunadaksa. jenis penelitian menggunakan kulitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data reduksi data, penyajian data, dan verifikasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa bimbingan kelompok di G-DEBAT mampu membantu mengatasi permasalahan insecure yang dialami 4 tunadaksa karena faktor kecelakaan, yaitu dengan metode ceramah yang disampaikan oleh pembimbing kepada anggota kelompok mengenai materi konsep diri, motivasi, dan pemutaran video tentang perjuangan tunadaksa hingga bisa berprestasi walaupun memiliki kekurangan. Pelaksanaanya dilakukan dua minggu sekali dan diwaktu yang berbeda yaitu 3 tunadaksa mengikuti bimbingan kelompok ditahun 2018 dan 1 tunadaksa mengikuti bimbingan kelompok ditahun 2019 dengan pelaksanaan yang sama. 4 tunadaksa mengikuti bimbingan kelompok secara sukarela dan antusias, yang kemudian pembimbing selalu memberikan kesempatan kepada anggota kelompok untuk belajar berbicara didepan orang banyak dengan tujuan untuk membiasakan anggota kelompok menjalankan interaksi sosial yang baik dilingkungan masyarakat setelah dirinya menjadi tunadaksa. Bimbingan kelompok yang diikuti 4 tunadaksa menghasilkan dampak positif dalam kehidupan mereka, yaitu 4 tunadaksa sudah berani berinteraksi dengan orang sekitar walaupun hanya bertutur sapa, mulai mengikuti kegiatan lingkungan seperti acara kerja bakti, dan sudah tidak membandingkan kemampuan yang dimilikinya dengan kemampuan orang lain, dan sudah mulai keluar dari situasi insecure yang dialaminya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bimbingan kelompok; Insecure; Penyandang tunadaksa; Komunitas gerakan difabel |
| Subjects: | 300 Social sciences > 360 Social services; association > 362 Social welfare problems and services |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) |
| Depositing User: | Miswan Miswan |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 06:08 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 06:08 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29504 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
