Bimbingan mental dalam membentuk resiliensi keluarga : studi kasus program sekolah pendamping di Rumah Singgah Pasien IZI Jawa Tengah
Salsabila, Salsabila (2024) Bimbingan mental dalam membentuk resiliensi keluarga : studi kasus program sekolah pendamping di Rumah Singgah Pasien IZI Jawa Tengah. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Skripsi_2001016099_Salsabila.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Durasi waktu tinggal pasien dalam menjalankan proses pengobatan yang tidak menentu di Rumah Singgah Pasien IZI Jawa Tengah membuat keluarga pendamping pasien mengalami kelelahan, kecemasan, rasa putus asa, dan ketakutan. Kondisi ini berdampak kurang optimal pada keluarga dalam melakukan perawatan dan pendampingan pasien di rumah singgah pasien. Bimbingan mental berperan dalam membantu keluarga pendamping pasien dalam membentuk resiliensi keluarga, karena dapat membantu keluarga menghadapi berbagai tantangan dengan lebih tenang dan memiliki kondisi emosi yang lebih stabil.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Tujuannya memahami proses pelaksanaan bimbingan mental melalui program sekolah pendamping yang melibatkan keluarga pendamping pasien di Rumah Singgah Pasien IZI Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bawah proses pelaksanaan bimbingan mental melalui program sekolah pendamping di Rumah Singgah Pasien IZI Jawa Tengah memiliki tujuan agar pendamping dapat memperkuat ketahanan mental mereka untuk lebih siap menghadapi tantangan selama masa perawatan dan pendampingan pasien. Proses pelaksanaan bimbingan mental setiap pembimbing memiliki metode yang berbeda. Materi yang disampaikan terbagi menjadi bimbingan mental terapi yang berhubungan dengan dukungan psikologis dan bimbingan mental non terapi yang berhubungan dengan dukungan untuk memenuhi gizi pasien dan peran keluarga sebagai pendamping. Hasil proses bimbingan mental untuk membentuk resiliensi keluarga pendamping pasien menunjukkan keluarga pendamping pasien dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola emosi, mengembangkan keterampilan untuk dalam merawat dan melakukan pendampingan pasien dengan lebih baik, terbentuknya resiliensi keluarga dengan memiliki kemampuan untuk dapat bangkit kembali dari kesulitan, memperkuat hubungan antar keluarga untuk mendapatkan dukungan sosial, dan peningkatan ketahanan mental.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bimbingan mental; Resiliensi keluarga; Pendamping pasien; Sekolah pendamping |
| Subjects: | 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 158 Applied psychology |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) |
| Depositing User: | Miswan Miswan |
| Date Deposited: | 24 Apr 2026 01:02 |
| Last Modified: | 24 Apr 2026 01:02 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29511 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
