Hubungan intensitas mengikuti bimbingan agama islam dengan taubat nasuha pada anggota Majlis Ta’lim Darul Mahabbah Randudongkal Pemalang

Supriana, Heny (2024) Hubungan intensitas mengikuti bimbingan agama islam dengan taubat nasuha pada anggota Majlis Ta’lim Darul Mahabbah Randudongkal Pemalang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2101016109_Heny_Supriana] Text (Skripsi_2101016109_Heny_Supriana)
Skripsi_2101016109_Heny_Supriana.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Taubat Nasuha pada individu dengan rentang usia dewasa dapat dilakukan dengan beberapa cara , salah satunya dilihat dari intensitasnya dalam mengikuti bimbingan agama Islam. Mantan anak jalanan yang sudah memasuki usia dewasa antara dewasa dengan tengah dan dewasa akhir sudah memiliki tugas perkembangan yang harus dilalui. Memasuki usia dewasa munculnya rasa kejenuhan sehingga muncul aktivitas untuk mengevaluasi dirinya dan berjuang kepada rasa penyesalan yang mendorong untuk membayar semua kesalahan dimasa lalunya. Dengan mengikuti bimbingan agama Islam merupakan salah satu upaya mereka untuk bisa memperbaiki arah kehidupan mereka. Majelis Ta’lim Darul Mahabbah berupaya memberikan ruang untuk para mantan anak jalanan ini agar bisa belajar agama dengan mengikuti bimbingan agama Islam
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas mengikuti bimbingan Agama Islam dengan taubat nasuha pada anggota majlis ta’lim Darul Mahabbah Randudongkal Pemalang. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menguji hipotesis dan menjawab rumusan masalah. Data yang didapatkan akan dianalisis menggunakan metode korelasi. Populasi dalam penelitian ini merupakan anggota majlis ta’lim Darul Mahabbah Randudongkal yang seluruhnya berjumlah 34 jamaah. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling Teknik pengambilan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan angket, wawancara dan dokumentasi. Uji validitas dengan menggunakan korelasi pearson, dengan nilai ≤ 0,05 yang berarti valid. Uji reliabilitas menggunakan rumus cronbach’s alpha > 0,60. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji deskriptif dan uji hipotesis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang posistif dan signifikan antara intensitas mengikuti bimbingan agama Islam dengan taubat nasuha. Perolehan perhitungan nilai koefisien korelasi 0,473 dengan nilai sig < 0,05. Angka tersebut terletak diantara rentang 0,40-0,599. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi intensitas mengikuti bimbingan agama Islam maka akan semakin tinggi taubat nasuha. Dalam tingkat hubungan yang sedang tersebut ada faktor internal dan eksternal yang menjadikan sebuah dinamika pertaubatan seseorang. Faktor internal berkaitan dengan kesadaran yang muncul dan faktor eksternal berkaitan dengan faktor luar diri ndividu seperti lingkungan keluarga dan pergaulan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Bimbingan Agama Islam; Taubat nasuha; Majelis taklim
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 24 Apr 2026 01:31
Last Modified: 24 Apr 2026 01:31
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29513

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics