Pengembangan sikap moderasi beragama melalui budaya rewang pada generasi Z di Desa Boyolali Gajah Demak

Khoirunnisak, Itak (2024) Pengembangan sikap moderasi beragama melalui budaya rewang pada generasi Z di Desa Boyolali Gajah Demak. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2101016138_Itak_Khoirunnisak] Text (Skripsi_2101016138_Itak_Khoirunnisak)
Skripsi_2101016138_Itak_Khoirunnisak.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Moderasi beragama adalah sutau cara pandang untuk memahami dan menjalankan ajaran agama dengan cara yang seimbang dan tidak ekstrim dengan mempertimbangkan toleransi, penghormatan terhadap perbedaan, dan menghindari sikap berlebihan yang memicu konflik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana budaya rewang bisa menjadi salah satu cara untuk mengembangkan sikap moderasi beragama pada generasi Z. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah melalui pendekatan kualitatif, serta wawacara dan observasi, sebagai teknik pengumpulan datanya. Penelitian kualitatif bertujuan untuk memahami fenomena sosial melalui deskripsi kata-kata dan bahasa. Dengan demikian, penelitian kualitatif memungkinkan peneliti untuk memahami konsep, perilaku, dan persepsi manusia secara holistik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa budaya rewang dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk mengembangkan sikap moderasi beragama pada generasi Z di Desa Boyolal. Melalui rewang generasi Z akan belajar cara menghargai berbagai perbedaan yang ada di masyarakat. Budaya rewang memiliki peran penting dalam mengembangkan sikap moderasi beragama pada generasi Z. Dengan mengajak generasi Z untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan rewang, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan bersatu. Keberadaan rewang juga memberikan rasa kekeluargaan dan kenyamanan dalam bermasyarakat.

ABSTRACT:
Religious moderation is a perspective for understanding and implementing religious teachings in a balanced and non-extreme way by considering tolerance, respect for differences, and avoiding excessive attitudes that trigger conflict. The aim of this research is to describe how rewang culture can be a way to develop an attitude of religious moderation in generation Z. The research method used is through a qualitative approach, as well as interviews and observation, as data collection techniques. Qualitative research aims to understand social phenomena through descriptions of words and language. Thus, qualitative research allows researchers to understand human concepts, behavior and perceptions holistically. The results of this research show that rewang culture can be used as a way to develop attitudes of religious moderation in generation Z in Boyolal Village. Through rewang, generation Z will learn how to appreciate the various differences that exist in society. Rewang culture has an important role in developing an attitude of religious moderation in generation Z. By inviting generation Z to actively participate in the implementation of rewang, we can create a more harmonious and united society. The existence of rewang also provides a sense of family and comfort in society.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Moderasi beragama; Budaya Rewang; Generasi Z
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 201 Religious mythology, general classes of religion, interreligious relations and attitudes, social theology
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 24 Apr 2026 01:43
Last Modified: 24 Apr 2026 01:43
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29515

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics