Konstruksi makna “Suwarga Nunut, Neraka Katut” di kalangan wanita karir Kota Semarang

Makiyah, Ulya Nurul (2024) Konstruksi makna “Suwarga Nunut, Neraka Katut” di kalangan wanita karir Kota Semarang. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Tesis_2201028029_Ulya_Nurul_Makiyah] Text (Tesis_2201028029_Ulya_Nurul_Makiyah)
Tesis_2201028029_Ulya_Nurul_Makiyah.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Wanita dalam kehidupan keluarga memiliki peran yang besar. Selain menjalankan perannya sebagai ibu, wanita juga dapat berkontribusi pada keuangan keluarga dengan merangkap peran sebagai wanita karir. Namun, kedudukan wanita sering kali tersudutkan oleh pameo “suwarga nunut neraka katut” yang bermakna bahwa seorang perempuan harus mengikuti suaminya, baik menuju surga maupun neraka. Pameo ini kerap menjadi stereotipe bagi perempuan yang telah menikah. Seiring perkembangan zaman, banyak wanita yang kini menjalankan peran sebagai wanita karir, tidak lagi hanya mengabdikan diri di ranah domestik.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi makna “suwarga nunut neraka katut” di kalangan wanita karir di Kota Semarang. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita karir membangun konstruksi makna “suwarga nunut neraka katut” melalui tiga dialektika utama: internalisasi, objektivasi, dan eksternalisasi. Proses ini menghasilkan pergeseran makna pameo tersebut di kalangan wanita karir. Pergeseran ini mencerminkan adaptasi terhadap kemajuan zaman, di mana wanita karir memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan masa lalu, tanpa menghilangkan rasa hormat kepada suaminya.

ABSTRACT:
Women in family life have a big role to play. In addition to carrying out their role as mothers, women can also contribute to the family's finances by doubling up as career women. However, the position of women is often cornered by the pameo “suwarga nunut neraka katut” which means that a woman must follow her husband, either to heaven or hell. This pameo often stereotypes married women. Along with the times, many women are now carrying out the role of career women, no longer only devoting themselves to the domestic sphere.
This study aims to analyze the meaning construction of “suwarga nunut neraka katut” among career women in Semarang City. Using qualitative method and phenomenological approach, data was collected through structured interviews.
The results showed that career women construct the meaning of “suwarga nunut neraka katut” through three main dialectics: internalization, objectivation, and externalization. This process results in a shift in the meaning of the pameo among career women. This shift reflects an adaptation to the times, where career women have a higher value compared to the past, without losing respect for their husbands.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Konstruksi makna; Suwarga nunut neraka katut; Wanita karir
Subjects: 300 Social sciences > 305 Social groups > 305.4 Women
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2) > 70133 - Komunikasi dan Penyiaran Islam (S2)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 29 Apr 2026 01:44
Last Modified: 29 Apr 2026 01:44
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29540

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics