Makna komunikasi transendental penghayat kepercayaan Pahoman Sejati di Desa Kapuhan Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang

Ningrum, Nanik Sasmita (2024) Makna komunikasi transendental penghayat kepercayaan Pahoman Sejati di Desa Kapuhan Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Tesis_2201028033_Nanik_Sasmita_Ningrum] Text (Tesis_2201028033_Nanik_Sasmita_Ningrum)
Tesis_2201028033_Nanik_Sasmita_Ningrum.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Komunikasi transendental merupakan bentuk komunikasi spiritual yang melampaui dimensi fisik, mencakup hubungan mendalam antara individu dengan sesuatu yang bersifat abstrak, gaib, sesuatu yang melampaui pengalaman biasa atau bersifat metafisik, dalam hal ini adalah Sang Pencipta dan alam semesta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali pengalaman subjektif para penghayat kepercayaan Pahoman Sejati dalam menjalin komunikasi transendental. Fokus penelitian ini adalah memahami bagaimana bentuk dan makna komunikasi transendental. Dalam penelitian ini ditemukan hasil yaitu bentuk komunikasi transendental diwujudkan melalui praktik spiritual seperti sembahyang, laku brata, serta uborampe sebagai simbolisasi. Dan terdapat beberapa makna dari komunikasi transendental yakni hubungan dengan Sang Pencipta, ungkapan syukur dan pengabdian, pencarian petunjuk dan kebijaksanaan, keterhubungan dengan leluhur, serta harmonisasi dengan makhluk hidup dan alam semesta. Pendekatan fenomenologi memberikan ruang bagi eksplorasi mendalam terhadap pengalaman autentik penghayat Pahoman Sejati, sehingga menghasilkan pemahaman holistik mengenai dimensi spiritual, kultural, dan ekologis dalam kehidupan mereka.

ABSTRACT:
Transcendental communication is a form of spiritual communication that goes beyond the physical dimension, encompassing a deep relationship between individuals and something abstract, supernatural, something that goes beyond ordinary experience or metaphysical, in this case the Creator and the universe. This study uses a descriptive qualitative method with a phenomenological approach to explore the subjective experiences of Pahoman Sejati believers in establishing transcendental communication. The focus of this study is to understand the form and meaning of transcendental communication. In this study, the results found that the form of transcendental communication is manifested through spiritual practices such as prayer, laku brata, and uborampe as a symbolization. And there are several meanings of transcendental communication, namely the relationship with the Creator, expressions of gratitude and devotion, the search for guidance and wisdom, connectedness with ancestors, and harmony with living things and the universe. The phenomenological approach provides space for in-depth exploration of the authentic experiences of Pahoman Sejati believers, resulting in a holistic understanding of the spiritual, cultural, and ecological dimensions in their lives.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Komunikasi transendental; Penghayat kepercayaan
Subjects: 300 Social sciences > 302 Social interaction > 302.2 Komunikasi
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2) > 70133 - Komunikasi dan Penyiaran Islam (S2)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 29 Apr 2026 02:10
Last Modified: 29 Apr 2026 02:10
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29542

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics