Strategi public relations dalam meningkatkan citra lembaga Masjid Agung Jawa Tengah menuju pusat peribadatan dan moderasi beragama

Setiawan, Ahmad Heri (2024) Strategi public relations dalam meningkatkan citra lembaga Masjid Agung Jawa Tengah menuju pusat peribadatan dan moderasi beragama. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of 2001026061_Ahmad Heri Setiawan_Skripsi Lengkap.pdf] Text
2001026061_Ahmad Heri Setiawan_Skripsi Lengkap.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Fungsi humas sangat penting dalam sebuah lembaga untuk membangun dan meningkatkan citra positif di mata publik. Selama pandemi COVID-19, Masjid Agung Jawa Tengah menghadapi tantangan besar yang memaksa bidang humas mengadopsi strategi inovatif guna menjaga keberlanjutan program. Bahkan setelah pandemi, Masjid Agung Jawa Tengah terus berinovasi dalam program-programnya untuk memperkuat citra positif di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan perubahan sosial budaya masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi proses strategi public relations yang diterapkan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) melalui bidang humas dalam meningkatkan citranya menuju pusat peribadatan dan moderasi beragama. Analisis data dilakukan dengan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas Masjid Agung Jawa Tengah menerapkan proses strategi public relations secara komprehensif melalui empat tahapan: pengumpulan fakta (fact finding), perencanaan (planning), komunikasi (communication), dan evaluasi (evaluation). Pada tahap pengumpulan fakta, humas menggunakan survei online, laporan jamaah, dan pemantauan media sosial untuk menganalisis isu, memahami ekspektasi, serta mengidentifikasi kebutuhan masyarakat. Data ini kemudian digunakan dalam tahap perencanaan untuk merancang program-program adaptif yang memadukan unsur ibadah dan nilai moderasi sesuai dengan kondisi masyarakat. Tahap komunikasi dilakukan dengan menyebarkan informasi program melalui berbagai saluran, seperti media digital (Instagram, Facebook, YouTube, TikTok, dan website), media konvensional (tv informasi, mading, dan banner), serta media relations untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Pada tahap evaluasi, humas menganalisis insight media sosial dan survei kepuasan jamaah untuk menilai pencapaian, relevansi, serta keberlanjutan program. Melalui penerapan keempat tahapan tersebut, humas Masjid Agung Jawa Tengah berhasil membangun kepercayaan dan meningkatkan keterlibatan masyarakat yang berdampak pada peningkatan citra positif Masjid Agung Jawa Tengah menuju pusat peribadatan dan moderasi beragama.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Masjid; Tempat Ibadah Umat Islam; Moderasi Beragama
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.3 Islamic Worship / Ibadah > 297.35 Sacred places (Masjid). Pilgrims (Haji, Umrah)
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70233 - Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)
Depositing User: Umar Falahul Alam
Date Deposited: 07 May 2026 03:43
Last Modified: 07 May 2026 03:43
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29611

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics