Peran perempuan dalam lembaga bahtsul masail di MWC NU Kecamatan Wedung Kabupaten Demak
Putri, Indriyani Aliya (2024) Peran perempuan dalam lembaga bahtsul masail di MWC NU Kecamatan Wedung Kabupaten Demak. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
2001036035_Indriyani Aliya Putri_Skripsi Lengkap.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Lembaga Bahtsul Masail merupakan bagian aktivitas formal organisasi pertama dilakukan tahun 1926, beberapa bulan setelah NU berdiri. Tepatnya pada Kongres I NU (kini bernama Muktamar), tanggal 21-23 September 1926. Sebelum NU berdiri, Bahtsul Masail sudah menjadi tradisi para ulama jika ada permasalahan yang harus dipecahkan. Pada awalnya Bahtsul Masail secara resmi hanya menjadi sebuah Komisi dalam perhelatan nasional. Baru setelah Muktamar NU ke 28 di Krapyak Yogyakarta pada tahun 1989, bahtsul masail dibuatkan wadah sendiri dan disepakati bernama Lajnah Bahtsul Masail dan kini berubah dengan Lembaga Bahtsul Masail. Forum bahtsul masail khusus perempuan pertama kali diinisiasi secara resmi oleh Fatayat NU pada 1990-an. Namun, keterlibatan perempuan dalam Bahtsul Masail campuran (bersama laki-laki) masih terbilang terbatas hingga awal abad ke-21. Di masa lalu, peran perempuan sering kali dibatasi oleh norma-norma budaya dan sosial yang ketat, di mana mereka diharapkan untuk fokus pada tugas domestik dan pengasuhan anak. Penelitian bertujuan mengetahui peran perempuan dalam pada lembaga Bahtsul Masail di MWC NU Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak dan Mengetahui tantangan yang dihadapi oleh perempuan di lembaga Bahtsul Masail. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualititatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field Research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perempuan dalam lembaga bahtsul masail memiliki karakteristik peran alktif daln pasif. Karakteristik aktif meliputi beralni berpendalpalt, berwalwalsaln daln berpendidikaln, responsif daln pekal terhaldalp isu sosiall, kolalboraltif daln komunitalrialn, inklusif daln moderalt dallalm beralgalma, bertalnggung jalwalb dallalm pengembalngaln keilmualnn, dan mengalkomodalsi peraln galndal sebalgali ibu, profesionall, daln alnggotal forum diskusi. sedangkan karakteristik peran perempuan yang pasif meliputi pendengalr yalng cermalt daln mengalmalti dengaln sungguh-sungguh, kontribusi tidalk lalngsung melallui pengaljualn soall altalu topik diskusi, kuralng percalyal diri dallalm berdebalt altalu menyalmpalikaln pendalpalt di forum publik, mengutalmalkaln peraln pendukung dallalm forum, fokus paldal pengallalmaln pembelaljalraln dalripaldal kontribusi alktif, terkaldalng terbaltals paldal isu-isu yalng tidalk kontroversiall l, peraln sosiall sebalgali falktor pembaltals, dan cenderung dipengalruhi oleh palndalngaln kelompok. Lembaga Bahtsul Masail ini memiliki tantangan yang dialami perempuan diantaranya kendallal walktu, kendallal jalralk tempuh, keterbaltalsaln alkses terhaldalp literaltur kealgalmalaln, talntalngaln budalyal daln perbedalaln palndalngaln,dan kuralngnyal dukungaln eksternall.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bahtsul Masail; Perempuan dan Peran; NU |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.29 Apologetics and polemics 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.6 Islamic history > 297.65 Organizations of Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70230 - Manajemen Dakwah (MD) |
| Depositing User: | Umar Falahul Alam |
| Date Deposited: | 12 May 2026 06:51 |
| Last Modified: | 12 May 2026 06:51 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29676 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
