Respons calon jama’ah haji lansia Kabupaten Brebes tentang syarat istitha’ah sebagai syarat pelunasan BPIH 2024
Khumedi, M. (2024) Respons calon jama’ah haji lansia Kabupaten Brebes tentang syarat istitha’ah sebagai syarat pelunasan BPIH 2024. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
1901056071 - M.Khumedi.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
Abstract
Adanya kebijakan baru yang mangatur tentang kesehatan jamaah haji melalui Permenkes, No. 15 tahun 2016 tentang istitha’ah kesehatan jamaah haji yang mampu membatalkan keberangkatan para calon jamaah yang tidak lolos dalam persyaratan istitha’ah menimbulkan berbagai respons bagi para calon jamaah haji, minimnya pengetahuan tentang persyaratan istitha’ah menyebabkan ketakutan bagi para calon jamaah yang memiliki penyakit ataupun mereka yang telah memasuki usia lansia, dimana pada masa tersebut mereka telah mengalami penurunan baik secara fisik, kesehatan, dan mental
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah beberapa calon jamaah haji yang akan berangkat pada tahun 2024 serta petugas dari Kemenag Kabupaten Brebes, dan sumber sekunder menggunakan dokumen maupun penelitian yang relevan dengan penelitian. Teknik validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber, sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa respons calon jamaah haji Lansia Kabupaten Brebes tentang syarat istitha’ah sebagai syarat pelunasan BIPIH 2024 adalah terbagi menjadi dua, yaitu setuju dan tidak setuju, mereka yang setuju menyadari bahwasanya adanya persyaratan istitha’ah dibentuk untuk kebaikan para jamaah haji yang akan berangkat, terkhusus pada lansia, sedangkan mereka yang tidak setuju karena dilanda rasa takut akibat mendengr adanya persyaratan istitha’ah yang mampu membuat mereka tidak bisa berangkat jika tidak memehuni persyaratan tersebut. Tetapi pada akhirnya mereka yang pada awalnya tidak setuju menjadi setuju setelah sering dilakukannya sosialisasi dan sosialisasi tersebut dilakukan dalam rentan jauh dari jadwal keberangkatan sehingga masih ada waktu yang cukup lama untuk mereka mempersiapkan diri guna memenuhi persyaratan istitha’ah kepada para calon jamaah haji terkhusus mereka yang berusia lansia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Respons; Jamaah Haji; Lansia; Syarat Istitha’ah; BIPIH |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.3 Islamic Worship / Ibadah > 297.35 Sacred places (Masjid). Pilgrims (Haji, Umrah) |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 76201 - Manajemen Haji dan Umrah |
| Depositing User: | Ukhtiya Zulfa |
| Date Deposited: | 18 May 2026 03:26 |
| Last Modified: | 18 May 2026 03:26 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29679 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
