Hubungan status gizi, pengetahuan anemia, dan frekuensi asupan protein hewani dengan anemia pada santri putri di Pondok Pesantren YPMI Al-Firdaus Kota Semarang
Sari, Peni Karmila (2024) Hubungan status gizi, pengetahuan anemia, dan frekuensi asupan protein hewani dengan anemia pada santri putri di Pondok Pesantren YPMI Al-Firdaus Kota Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Skripsi_1907026067_Peni_Karmila_Sari.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Santri putri merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami anemia. Santri putri di pondok pesantren lebih berisiko menderita anemia di pondok pesantren akibat dari kontrol dari orang tua yang kurang.
Tujuan: Mengetahui hubungan hubungan status gizi, pengetahuan anemia, dan frekuensi asupan protein hewani dengan anemia pada santri putri di Pondok Pesantren YPMI Al-Firdaus Kota Semarang.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain cross sectional yang dilakukan di Pondok Pesantren YPMI Al-Firdaus Kota. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah consecutive sampling. Uji Chi-Square dipakai dalam analisis bivariat dan analisis multivariat memakai uji regresi logistik.
Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan status gizi dengan anemia (p =0,024), pengetahuan anemia (p =0,717), dan frekuensi asupan protein hewani (p =0,002) dengan anemia pada santri putri di Pondok Pesantren YPMI Al-Firdaus Kota Semarang. Hasil analisis multivariat yaitu frekuensi asupan protein hewani (p =0,003 dan OR =0,132)
Kesimpulan: Terdapat hubungan status gizi dan frekuensi asupan protein hewani dengan anemia dan tidak terdapat hubungan pengetahuan anemia dengan anemia. Variabel yang paling berpengaruh terhadap anemia pada santri putri di Pondok Pesantren YPMI Al-Firdaus Kota Semarang adalah frekuensi asupan protein hewani.
ABSTRACT:
Background: Female santri are one of the groups that are susceptible to anemia. Female santri in Islamic boarding schools are at higher risk of suffering from anemia in Islamic boarding schools due to lack of parental control.
Objective: To determine the relationship between nutritional status, knowledge of anemia, and frequency of animal protein intake with anemia in female santri at the YPMI Al-Firdaus Islamic Boarding School in Semarang City.
Method: This study was a cross-sectional study conducted at the YPMI Al-Firdaus Islamic Boarding School in Semarang City. The sampling technique in this study was consecutive sampling. The Chi-Square test was used in bivariate analysis and multivariate analysis using logistic regression test.
Results: There was a significant relationship between nutritional status and anemia (p =0.024), knowledge of anemia (p =0,717), and frequency of animal protein intake (p =0.002) with anemia in female santri at the YPMI Al-Firdaus Islamic Boarding School in Semarang City. Results of multivariate analysis are the requency of animal protein intake f (p =0.003 and OR =0.132)
Conclusion: There is a relationship between nutritional status and frequency of animal protein intake with anemia and there is no relationship between knowledge of anemia and anemia. The most influential variable on anemia in female santri at the YPMI Al-Firdaus Islamic Boarding School in Semarang City is the frequency of animal protein intake.
A
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anemia; Asupan protein hewani; Pengetahuan; Status gizi |
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine > 613 Promotion of health |
| Divisions: | Fakultas Psikologi dan Kesehatan > 13211 - Gizi |
| Depositing User: | Miswan Miswan |
| Date Deposited: | 18 May 2026 05:23 |
| Last Modified: | 18 May 2026 05:23 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29680 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
