Hubungan kualitas tidur, kebiasaan sarapan dan kebiasaan jajan dengan status gizi anak sekolah usia 10 – 12 tahun di MI Ja`Far Shodiq Jiken Sidoarjo

Fajriyah, Siti Lathifatul (2026) Hubungan kualitas tidur, kebiasaan sarapan dan kebiasaan jajan dengan status gizi anak sekolah usia 10 – 12 tahun di MI Ja`Far Shodiq Jiken Sidoarjo. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2007026022_Siti_Lathifatul_Fajriyah] Text (Skripsi_2007026022_Siti_Lathifatul_Fajriyah)
Skripsi_2007026022_Siti_Lathifatul_Fajriyah.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang : Status gizi didefinisikan sebagai kondisi atau penampilan fisik seseorang yang dipengaruhi oleh keseimbangan asupan dan pengeluaran zat gizi dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Pada masa memasuki usia sekolah, anak akan berisiko mengalami berbagai masalah gizi yang disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya kualitas tidur, kebiasaan sarapan, dan kebiasaan jajan.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur, kebiasaan sarapan, dan kebiasaan jajan dengan status gizi anak sekolah usia 10 - 12 Tahun di MI Ja`far Shodiq Jiken Sidoarjo.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif correlation dengan pendekatan cross sectional dan total sampel sebanyak 55 murid usia 10 - 12 Tahun di MI Ja`far Shodiq Jiken Sidoarjo. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan total sampling. Data status gizi pada penelitian ini didapat dengan melakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan. Data kualitas tidur dengan kuesioner (Pittsburgh Sleep Quality Index) PSQI, kebiasaan sarapan dengan kuesioner kebiasaan sarapan, serta kebiasaan jajan dengan kuesioner Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ).
Hasil : Karakteristik responden mayoritas memiliki status gizi baik yaitu 36 responden (66,7%), kebiasaan tidur dengan kategori pendek yaitu 45 responden (83,9%), kebiasaan sarapan dengan kategori cukup sebanyak 24 responden (44,4%), serta kebiasaan jajan dengan kategori sedang sebanyak 28 responden (51,9%). Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan kualitas tidur dengan status gizi (p=0,042). Ada hubungan kebiasaan sarapan dengan status gizi (p=0,025). Tidak ada hubungan kebiasaan jajan dengan status gizi (p=0,069).
Kesimpulan: Ada hubungan kualitas tidur dan kebiasaan sarapan dengan status gizi pada anak usia 10 - 12 Tahun di MI Ja`far Shodiq Jiken Sidoarjo. Tidak ada hubungan kebiasaan jajan dengan status gizi pada anak usia 10 - 12 Tahun di MI Ja`far Shodiq Jiken Sidoarjo.

ABSTRACT:
Background: Nutritional status is defined as the condition or physical appearance of a person that is influenced by the balance of intake and expenditure of nutrients from food consumed daily. When entering school age, children will be at risk of experiencing various nutritional problems caused by various factors, including sleep quality, breakfast habits, and snack habits.
Objective: This study aims to determine the relationship between sleep quality, breakfast habits, and snacking habits with the nutritional status of schoolchildren aged 10-12 years at MI Ja`far Shodiq Jiken Sidoarjo.
Methods: This study used a descriptive correlation design with a cross-sectional approach and a total sample of 55 students aged 10–12 years at MI Ja`far Shodiq Jiken Sidoarjo. This research sampling technique uses total sampling. Nutritional status data in this study were obtained by measuring body weight and height. Sleep quality data with questionnaire (Pittsburgh Sleep Quality Index) PSQI, breakfast habits with breakfast habits questionnaire, and snacking habits with Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ).
Results: The characteristics of the majority of respondents had good nutritional status, namely 36 respondents (66.7%), sleeping habits with short categories, namely 45 respondents (83.9%), breakfast habits with sufficient categories as many as 24 respondents (44.4%), and snacking habits with moderate categories as many as 28 respondents (51.9%). The results of bivariate analysis show that there is a relationship between sleep quality and nutritional status (p = 0.042). There is a relationship between breakfast habits and nutritional status (p = 0.025). There is no relationship between snacking habits and nutritional status (p = 0.069).
Conclusion: There is a relationship between sleep quality and breakfast habits and nutritional status in children aged 10–12 years at MI Ja`far Shodiq Jiken Sidoarjo. There is no relationship between snacking habits and nutritional status in children aged 10-12 years in MI Ja`far Shodiq Jiken Sidoarjo.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Kualitas tidur; Kebiasaan sarapan; Kebiasaan jajan; Status gizi; Anak sekolah
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine > 613 Promotion of health
Divisions: Fakultas Psikologi dan Kesehatan > 13211 - Gizi
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 19 May 2026 08:32
Last Modified: 19 May 2026 08:32
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29710

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics