Peran linmas perempuan dalam menjaga keamanan manusia di Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes
Rianto, Nabila Rizqi Aenur (2024) Peran linmas perempuan dalam menjaga keamanan manusia di Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo.
1906016026 - Nabila Rizqi Aenur Rianto.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini ingin membahas mengenai Peran Linmas perempuan dalam menjaga keamanan manusia di desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupatn Brebes yang mana dalam hal ini akan mengeksplorasi terkait konteks yang dihadapi, juga kontribusi secara signifikan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama dalam menangani konflik sosial yang berkaitan dengan perempuan, anak-anak, dan masyarakat rentan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran, tantangan dan keberhasilan Linmas perempuan, serta metode yang mereka gunakan dalam menjalankan tugasnya. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang dinamika peran perempuan dalam konteks keamanan masyarakat, serta kontribusi nyata Linmas perempuan dalam menciptakan desa yang aman dan harmonis. Untuk menjawab pertanyaan penelitian di atas, studi ini menggunakan teori human security yang digunakan untuk menganalisis bab empat dan juga enam, lalu teori gender analisis pathway yang digunakan untuk menganalisis bab lima, dengan menggambarkan fenomena dari data yang diperoleh di lapangan yang dibantu dengan metode penelitian kualitatif yang mengedepankan prosedur penelitian dengan menyajikan data secara deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan studi kasus, yang mana bersumber dari data primer berupa wawancara dengan masyarakat, pemerintah desa, dan juga Linmas. Lalu data sekunder yang berasal dari artikel, jurnal, dan lain-lain. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan metode studi pustaka. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data ada tiga, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Linmas perempuan di desa Taraban turut mengatasi masalah sosial yang melibatkan perasaan, seperti kekerasan rumah tangga, perkelahian antarwarga, atau masalah sosial lainnya dan cenderung menggunakan pendekatan yang lebih penuh empati, dan lembut seperti cara seorang ibu menangani masalah. Linmas perempuan di desa Taraban juga memiliki peran yang cukup signifikan seperti menjaga keamanan, melerai pertikaian, sebagai agen bantuan darurat, dan juga wadah aspirasi masyarakat kepada pemerintah desa. Meskipun demikian, Linmas perempuan menghadapi berbagai hambatan, baik yang bersifat ekonomi seperti anggaran dan kesulitan ekonomi dalam lingkup keluarga, masalah sosial kultural seperti stereotipe gender, masalah fisik dan Kesehatan seperti kehamilan, melahirkan, dan menstruasi, serta masalah dalam hal politik seperti kurangnya partisipasi dan pengetahuan Linmas perempuan terkait hal politik, baik dalam lingkup desa maupun Linmas. Selanjutnya dampak dari adanya Linmas perempuan belum cukup maksimal. Dampak dari adanya Linmas perempuan seperti menurunnya eskalasi konflik, teratasinya tingkat kenakalan remaja, berkurangnya tingkat kriminalitas, dan masyarakat memiliki tempat atau wadah untuk menyalurkan aspirasi kepada pemerintah desa Taraban.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peran; Linmas Perempuan; Keamanan Manusia; Desa Taraban; Gender |
| Subjects: | 300 Social sciences > 320 Political science (Politics and government) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 67201 - Ilmu Politik |
| Depositing User: | Ukhtiya Zulfa |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 02:41 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 02:41 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29868 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
