Pemberdayaan perempuan di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita (BPRSW) Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta
Rezeki, Simah (2024) Pemberdayaan perempuan di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita (BPRSW) Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
2101046035_Simah Rezeki. R_Skripsi Lengkap.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Pemberdayaan perempuan merupakan peningkatan kesadaran dan pengembangan keterampilan yang memungkinkan mereka terlibat lebih aktif dalam pengambilan keputusan dan tindakan transformatif. Hal ini penting dalam rangka mengurai persoalan kemiskinan dan ketimpangan-ketimpangan lain yang menimpa diri mereka. Merespon tingginya jumlah kekerasan terhadap perempuan, maka di Yogyakarta muncul beberapa lembaga advokasi terhadap perempuan. Salah satu lembaga yang tergabung dalam pemberdayaan terhadap perempuan di Yogyakarta adalah Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita (BPRSW). Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita (BPRSW) Yogyakarta merupakan lembaga yang menangani masalah perempuan, mereka dirawat, dibina, dan dilayani hingga mereka pulih dari masalah yang mereka alami. Dalam penelitian ini terdapat 2 rumusan masalah, yaitu (1) Bagaimana proses pemberdayaan perempuan di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita (BPRSW) Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta, (2) Bagaimana hasil pemberdayaan perempuan di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita (BPRSW) Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil pemberdayaan perempuan di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita (BPRSW) Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik Analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan fakta atau data bahwa proses pemberdayaan perempuan di BPRSW Yogyakarta terdiri dari beberapata tahapan, metode pemberdayaan, dan materi pemberdayaan perempuan di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita (BPRSW) Yogyakarta. Tahap pemberdayaan perempuan di BPRSW Yogyakarta meliputi (1) Tahap Sosialisasi, Penjangkauan dan Penerimaan Klien (2) Tahap Rehabilitasi Sosial (3) Tahap Resosialisasi (4) Tahap Bimbingan Lanjut (5) Tahap Terminasi. Program pemberdayaan ini berhasil meningkatkan semangat klien sehingga mereka dapat meningkatkan keterampilan serta mendorong klien untuk berwirausaha dan mempermudah klien dalam mencari lapangan pekerjaan maupun menciptakan lapangan pekerjaan sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Meningkatkan rasa percaya diri klien untuk bersosialisasi di masyarakat, membuat diri klien menjadi berdaya dan melupakan masalah yang menimpa mereka.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Masalah Sosial; Kesenjangan Sosial; Masyarakat dan Wanita |
| Subjects: | 300 Social sciences > 360 Social services; association 300 Social sciences > 360 Social services; association > 362 Social welfare problems and services |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70231 - Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Umar Falahul Alam |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 02:48 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 02:48 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29871 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
