Analisis hukum pidana Islam terhadap penjatuhan pidana mengenai membawa dan menyimpan senjata dan amunisi tanpa hak : studi kasus putusan Pengadilan Militer III-12 Surabaya No 128-K/PM.III-12/AL/VI/2018
Aditya, Guswan Dwi (2024) Analisis hukum pidana Islam terhadap penjatuhan pidana mengenai membawa dan menyimpan senjata dan amunisi tanpa hak : studi kasus putusan Pengadilan Militer III-12 Surabaya No 128-K/PM.III-12/AL/VI/2018. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
1802026003 - Guswan Dwi Aditya.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (8MB)
Abstract
Putusan Pengadilan Militer III-12 Surabaya Nomor 128- K/PM.III-12/AL/VI/2018 tentang tindak pidana penyalahgunaan senjata api yang dilakukan seorang anggota TNI yang melakukan penyalahgunaan senjata api berjenis waiter (rakitan) untuk membunuh seorang wanita. Oditur militer dalam Dakwaan Tunggal menuntut terdakwa dengan unsur-unsur perbuatan pidana yang termuat dalam Pasal 1 ayat (1) Undang-undang Darurat No. 12 Tahun 1951 dengan tuntutan 15 (lima belas) bulan. Hakim kemudian memutus dengan pidana penjara selama 8 (delapan) bulan dan dikurangkan dengan masa penahanan sebelum dijatuhkannya hukuman terdakwa dinyatakan bebas oleh pengadilan. .
Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui pertimbangan hakim mengenai penyalahgunaan tanpa hak membawa dan menyimpan senjata api dan amunisi yang dilakukan TNI dalam putusan pengadilan militer Surabaya dan untuk mengetahui Analisis Hukum Pidana Islam terhadap penjatuhan pidana mengenai membawa dan menyimpan senjata api dan amunisi tanpa hak. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan dalam memecahkan masalah adalah dengan menggunakan metode pendekatan yuridis normatif.
Pada penelitian ini disimpulkan bahwa pertimbangan hakim dalam memutus perkara ini tidak salah akan tetapi kurang tepat, pada perspektif yang digunakan pada penelitian ini menjelaskan bahwa pemberian efek jera kepada pelaku dapat dilakukan dengan cara memberikan hukuman yang berat sehingga dapat terciptanya keadilan. Penyalahgunaan senjata api merupakan tindak pidana baru dalam lingkup hukum Islam sehingga sanksi pidananya menggunakan Jarimah Ta’zir. Adapun terkait dengan hukuman ta’zir yang bisa dikenakan pada putusan ini adalah hukuman penjara.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pertimbangan hakim; penyalahgunaan senjata api; hukum positif; hukum pidana Islam. |
| Subjects: | 300 Social sciences > 340 Law > 345 Criminal law |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 74231 - Hukum Pidana Islam |
| Depositing User: | Bahrul Ulumi |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 06:35 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 06:36 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29937 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
