Penegakan hukum pidana terhadap kasus pembuangan bayi oleh orang tua yang mengakibatkan kematian di Kabupaten Kudus perspektif hukum pidana Islam : studi kasus Polres Kudus
Noor, Abdurrokhman (2024) Penegakan hukum pidana terhadap kasus pembuangan bayi oleh orang tua yang mengakibatkan kematian di Kabupaten Kudus perspektif hukum pidana Islam : studi kasus Polres Kudus. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
2002026005 - Abdurrokhman Noor.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh maraknya pembuangan bayi yang ditemukan sebagian besar pelakunya adalah perempuan yang dalam hal ini adalah ibunya sendiri yang melahirkan bayi tersebut. Maraknya kasus tersebut dikarenakan menipisnya nilai moral dan etika pergaulan manusia dalam hidup bermasyarakat. adanya kasus pembuangan bayi yang mengakibatkan kematian di Kabupaten Kudus didasari adanya pergaulan bebas yang sudah melanggar batasan-batasan yang seharusnya tidak boleh dilakukan sebelum menikah.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum terhadap kasus pembuangan bayi oleh orang tua yang mengakibatkan kematian di Kabupaten Kudus dan menganilisis dalam perspektif hukum pidana Islam.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dan sumber data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan Brikpol Khoirullika dan data sekunder yang diperoleh dari jurnal penelitian, internet dan lain-lain.
Penelitian ini menyimpulkan, pertama, penegakan hukum kasus pembuangan bayi oleh orang tua yang mengakibatkan kematian di Kabupaten Kudus. Menurut hukum positif sudah sesuai dengan buku petunjuk pedoman pelaksanaan KUHP. Namun dalam proses penahanya tidak dilakukan secara maksimal karena pelaku memiliki kondisi cacat mental sehingga dianggap tidak dapat mempertanggung jawabkan perbuatanya, Kedua, menurut perspektif hukum pidana Islam, pembuangan bayi yang mengakibatkan kematian dikategorikan sebagai pembunuhan karena kesalahan (Qatl al-khata‘), sebab perbuatan tersebut pelaku tidak menghendaki kematian dari pembuangan akan tetapi pembuangan tersebut timbul suatu akibat yang dikategorikan sebagai tindak pidana. Pelaku tidak dapat dikenakan hukuman qiṣaṣ dan diyat karena pelaku adalah ibu kandung dari bayi tersebut, pelaku tidak dapat dikenakan hukuman ta‘zir karena pelaku mengalami gangguan psikis sebab salah satu alasan gugurnya hukuman dalam hukum pidana Islam adalah gila.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pembuangan bayi; hukum positif; hukum pidana Islam. |
| Subjects: | 300 Social sciences > 340 Law > 345 Criminal law |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 74231 - Hukum Pidana Islam |
| Depositing User: | Bahrul Ulumi |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 06:57 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 06:57 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29941 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
