Pola relasi gender pada hubungan berpacaran : studi kekerasan dalam pacaran di kalangan mahasiswa UIN Walisongo Semarang

Putri, Cindy Amalia (2024) Pola relasi gender pada hubungan berpacaran : studi kekerasan dalam pacaran di kalangan mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2006026016_Cindy_Amalia_Putri] Text (Skripsi_2006026016_Cindy_Amalia_Putri)
Skripsi_2006026016_Cindy_Amalia_Putri.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Kekerasan dalam pacaran merupakan fenomena yang kian menjadi perhatian di berbagai kalangan karena dampaknya yang signifikan terhadap kesehatan fisik, psikologis, dan emosional korban. Sering kali berakar dari pola relasi yang tidak seimbang dalam hubungan. Ketidakseimbangan tersebut ditandai dengan adanya dominasi, kontrol, dan manipulasi yang dilakukan salah satu pihak terhadap pasangan. Penelitian ini mengungkapkan bentuk-bentuk kekerasan dalam pacaran. Serta, Pola relasi gender pada hubungan berpacaran yang diwarnai kekerasan di kalangan mahasiswa UIN Walisongo. Peneliti melihat dari kaca mata Sosiologi dengan menggunakan teori Gender Mansour Fakih.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Sumber data dalam penelitian terdapat dua sumber antara lain sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini diperoleh dengan wawancara semi terstruktur dengan melampirkan Informed Consent Form, dan dokumentasi. Penulis melakukan wawancara secara mendalam dengan professional counselor WHPDC, counselor CANDU, serta, korban dan sekaligus pelaku kekerasan. Untuk penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive. Dalam penelitian ini menggunakan tiga tahapan dalam teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dalam penelitian ini menunjukan adanya beberapa bentuk kekerasan dalam berpacaran di kalangan mahasiswa UIN Walisongo yang terbagi menjadi tiga bentuk yaitu kekerasan psikis, fisik dan seksual. Kekerasan psikis meliputi menyalahkan, merendahkan, gaslighting, penghinaan, ancaman, label negatif, kontrol berlebihan. Kekerasan fisik meliputi, memukul, menyeret, menampar, mencubit. Sementara, kekerasan seksual berupa korban mengalami dampak Penyakit Menular Seksual (PMS) akibat hubungan seksual yang tidak aman. Kekerasan yang terjadi seringkali tidak disadari oleh beberapa korban dan pelaku. Selanjutnya, terkait pola relasi gender pada hubungan berpacaran yang diwarnai kekerasan dikalangan mahasiswa UIN Walisongo terbagi menjadi dua kategori utama. Pertama, relasi gender dalam hubungan pacaran yang tidak sehat meliputi, normalisasi kekerasan dalam hubungan pacaran, ketimpangan kekuasaan dalam hubungan pacaran, serta dominasi dalam hubungan pacaran. Kedua, ketakutan perpisahan dalam pola relasi gender yang tidak sehat meliputi, stigma sosial terhadap perpisahan dan ketakutan individu terhadap perpisahan.

ABSTRACT:
Dating violence is a phenomenon that is increasingly becoming a concern in various circles because of its significant impact on the physical, psychological, and emotional health of victims. It often has its roots in an unbalanced pattern of relationships in relationships. The imbalance is characterized by domination, control, and manipulation by one party against the partner. This study reveals forms of violence in dating. Also, the pattern of gender relations in dating relationships that are colored by violence among UIN Walisongo students. The researcher looks from the perspective of Sociology using the Gender Mansour Fakih theory.
This research uses a qualitative method with a descriptive approach. There are two sources of data in the study, including primary data sources and secondary data. The data collection technique in this study was obtained by semi-structured interviews by attaching Informed Consent, and documentation. The author conducted in-depth interviews with WHPDC professional counselors, CANDU counselors. As well as, victims and at the same time perpetrators of violence. The determination of informants is carried out by purposive techniques. In this study, three stages were used in data analysis techniques with data reduction, data presentation, and conclusion drawn.
The results of this study show that there are several forms of violence in dating among UIN Walisongo students which are divided into three forms, namely psychological, physical and sexual violence. Psychological violence includes blame, demeanor, gaslighting, insults, threats, negative labels, excessive control. Physical violence includes, hitting, dragging, slapping, pinching. Meanwhile, sexual violence in the form of victims experiencing the impact of Sexually Transmitted Diseases (STDs) due to unsafe sexual relations. The violence that occurs is often unaware by some victims and perpetrators. Furthermore, related to the pattern of gender relations in dating relationships that are colored by violence among UIN Walisongo students, it is divided into two main categories. First, gender relations in unhealthy dating relationships include, normalization of violence in dating relationships, power inequality in dating relationships, and dominance in dating relationships. Second, the fear of separation in unhealthy gender relations patterns includes, social stigma against separation and individual fear of separation.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pola relasi; Gender; Pacaran; Kekerasan; Pacaran; Mahasiswa
Subjects: 300 Social sciences > 360 Social services; association > 362 Social welfare problems and services
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 69201 - Sosiologi
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 11 Jun 2026 01:37
Last Modified: 11 Jun 2026 01:37
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29962

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics