Perbandingan kemampuan pemecahan masalah siswa SMA Negeri 16 semarang menggunakan model pembelajaran tps dan stad pada materi fungsi komposisi dan fungsi invers

Wulandari, Mya Putri (2024) Perbandingan kemampuan pemecahan masalah siswa SMA Negeri 16 semarang menggunakan model pembelajaran tps dan stad pada materi fungsi komposisi dan fungsi invers. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2008056005 - Mya Putri Wulandari] Text (Skripsi_2008056005 - Mya Putri Wulandari)
Skripsi_2008056005 - Mya Putri Wulandari.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB)

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah peserta didik yang tidak mengerjakan soal-soal pada fungsi komposisi dan invers fungsi dengan sistematis. Banyak peserta didik yang tidak melakukan langkah-langkah pengerjaan dengan baik. Kebanyakan peserta didik juga tidak menuliskan kesimpulan dari apa yang sudah dikerjakan, dimana hal tersebut dapat mengindikasikan peserta didik tidak mengecek kembali apa yang dikerjakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen yang bertujuan untuk membandingkan kemampuan pemecahan masalah dengan model pembelajaran yang lebih berpengaruh untuk diterapkan pada materi fungsi komposisi dan invers fungsi. Desain penelitian yang digunakan adalah non-equivalent pretest posttest control group design dengan pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampel. Adapun sampel yang digunakan adalah kelas XI-3 dan XI-6 dari 6 kelas XI SMA Negeri 16 Semarang. Instrumen yang digunakan adalah pretest dan posttest terkait materi komposisi fungsi dan invers fungsi. Hasil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa dengan model pembelajaran STAD dan TPS. Rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model pembelajaran STAD adalah 72,58. Sedangkan rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model pembelajaran TPS adalah 62,21. Selnajutnya dilakukan uji t pihak kanan, diperoleh bahwa t_hitung>t_(tabel )dengan nilai 2,057 > 2,00324 sehingga hipotesis diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model pembelajaran STAD lebih baik dibandingkan siswa dengan model pembelajaran TPS.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pemecahan masalah; STAD; TPS; Fungsi komposisi; Fungsi invers
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.3 Metode, kegiatan belajar mengajar; metode pembelajaran
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Tadris > 84202 - Pendidikan Matematika
Depositing User: Fahrurozi Fahrurozi
Date Deposited: 11 Jun 2026 04:33
Last Modified: 11 Jun 2026 07:13
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29990

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics