Makna ritual manten lurah dalam tradisi peringatan satu muharram di Desa Traji Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung
Alfan, Muhammad (2024) Makna ritual manten lurah dalam tradisi peringatan satu muharram di Desa Traji Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo.
2004036031 - MUHAMMAD ALFAN MAKARIM.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Tradisi adalah sesuatu yang di wariskan dari nenek moyang yang berbentuk dalam kegiatan seperti salah satunya adalah dengan cara memperingati tahun baru. Penelitian ini membahas tentang Makna ritual mantren lurah dalam tradisi peringatan 1 Muharram di desa Traji dan tradisi 1 Muharram yang biasa dilakukan setiap setahun sekali di desa Traji kecamatan Parakan kabupaten Temanggung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teori tradisi dan teori makna. Dalam penelitian ini penulis mengumpulkan data melalui tiga metode, antara lain : metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Penulis memperoleh data dari Perangkat desa Traji, tokoh agama desa Traji, dan warga desa Traji selaku pelaksana dan dari berbagai buku, jurnal, artikel serta berbagai sumber terkait topik penelitian ini. Pertimbangan masyarakat Desa Traji selalu melaksanakan ritual manten lurah dalam tradisi peringatan 1 Muharram adalah sebagai wadah menggalang persatuan dan kesatuan bagi seluruh umat beragama, dan melestarikan adat kebudayaan tradisional masyarakat Desa Traji peninggalan nenek moyang. Tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis ini adalah untuk mengetahui makna ritual manten lurah dalam tradisi peringatan satu Muharram di desa Traji dan juga untuk mengetahui prosesi peringatan satu Muharram di desa Traji. Hasil dari penelitian ini adalah dengan diadakannya perayaan tradisi 1 Muharram yang dilaksanakan atas dasar semata-mata untuk mewujudkan rasa syukur kepada Tuhan, maka masyarakat desa Traji khususnya merasakan secara langsung manfaat yang sangat besar berupa kepuasan batin setelah mengadakan perayaan dalam rangka memperingati 1 Muharram. Ritual manten lurah yang diadakan dengan arak-arakan manten lurah dari satu tempat ke tempat lain ini menjadi simbol atau ciri khas tersendiri dalam tradisi peringatan 1 Muharram di desa Traji. Dimana 5 barisan dalam rombongan manten lurah ini, yang terdiri dari cucuk lampah(para penari), kemudian barisan kedua adalah pembawa sesaji berupa gunungan yang berisi hasil panen dan bahan pangan, serta rombongan ke 3 yaitu manten lurah (pengantin pria dan pengantin Wanita), rombongan ke 4 adalah domas atau pengiring manten yang didalamnya terdiri dari para perangkat desa, serta barisan terakhir yaitu pembawa tumpeng yang terdiri dari seluruh ketua rt di desa Traji ataupun yang mewakili.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tradisi; Peringatan satu muharram; Manten lurah; Desa Traji |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.24 Other Doctrines |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76234 - Studi Agama-agama |
| Depositing User: | Siti Purwati |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 06:34 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 06:36 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30018 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
