Tinjauan hukum pidana islam terhadap tindak pidana peredaran obat keras (daftar G) secara ilegal : studi putusan No. 130/Pid.Sus/2021/PN Bit

Yudistira, Rifaldi Dias (2024) Tinjauan hukum pidana islam terhadap tindak pidana peredaran obat keras (daftar G) secara ilegal : studi putusan No. 130/Pid.Sus/2021/PN Bit. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2002026042_Rifaldi_Dias_Yudistira] Text (Skripsi_2002026042_Rifaldi_Dias_Yudistira)
2002026042 - Rifaldi Dias Yudistira.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB)

Abstract

Tindak pidana peredaran obat keras secara ilegal dalam Putusan Pengadilan Negeri Bitung Nomor 130/Pid.Sus/2021/PN Bit, terdakwa AAW mengedarkan obat keras jenis Trihexypenidyl secara ilegal. Serta tidak adanya ketentuan pasti dalam hukum pidana Islam terkait tindak pidana peredaran obat keras secara ilegal. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui tindak pidana peredaran obat keras (Daftar G) secara ilegal pada Putusan No. 130/Pid.Sus/2021/PN Bit dan mengetahui pandangan hukum pidana Islam terhadap tindak pidana peredaran obat keras secara ilegal.
Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian hukum kepustakaan (library research) dengan metode pendekatan kasus (case approach). Penelitian ini menggunakan data Putusan Pengadilan Negeri Bitung Nomor: 130/Pid.Sus/2021/PN Bit, dengan teknik analisis data dengan metode analisis deskriptif-kualitatif dan metode berfikir yang digunakan metode deduktif.
Hasil penelitian menemukan bahwa pelaku peredaran obat keras secara ilegal melanggar Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Tindakan terdakwa merupakan residivis khusus, sesuai Pasal 486 KUHP terdakwa dapat dijatuhi pemberatan pidana berupa tambahan hukuman 1/3 (sepertiga). Sedangkan dalam hukum pidana Islam obat keras (Daftar G) dipersamakan dengan khamr karena persamaan illatnya yang mengakibatkan memabukkan. Tindak pidana peredaran obat keras (Daftar G) secara ilegal tergolong dalam kategori jarīmah ta’zīr yang segala jenis bentuk dan penerapan hukumnya belum ditentukan oleh syara’. Dikenakan hukuman ta’zīr dalam rangka mewujudkan kemaslahatan umum, hal ini karena adanya sifat ilegal dalam peredarannya.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Peredaran, Obat Keras (Daftar G), Hukum Pidana Islam
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law > 345 Criminal law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74231 - Hukum Pidana Islam
Depositing User: Bahrul Ulumi
Date Deposited: 12 Jun 2026 07:19
Last Modified: 12 Jun 2026 07:19
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30045

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics