Metode softselling dalam penyebaran judi online melalui fitur fan funding menurut hukum positif dan hukum pidana Islam : studi kasus influencer youtube

Hassaan, Akmal (2024) Metode softselling dalam penyebaran judi online melalui fitur fan funding menurut hukum positif dan hukum pidana Islam : studi kasus influencer youtube. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2002026047_Akmal Hassaan] Text (Skripsi_2002026047_Akmal Hassaan)
2002026047 - Akmal Hassaan.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Penyebaran judi online meningkat pesat antara 2020-2024, salah satunya melalui pemasaran softselling menggunakan Fan Funding oleh influencer di kanal YouTube. Fenomena ini menarik perhatian, terutama ketika oknum judi online melakukan donasi besar-besaran yang terlihat oleh para penonton. Kasus ini melibatkan seorang influencer politik yang mengomentari fenomena tersebut, diikuti dengan respons cepat dari pihak kepolisian yang memberikan surat panggilan kepada influencer terkait untuk dimintai penjelasan. Sebagai hukuman non-formal, mereka diberikan pertanggungjawaban dan pendidikan oleh pihak kepolisian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar dan pertimbangan pihak kepolisian dalam memberikan hukuman non-formal, menggunakan perspektif hukum pidana positif dan hukum pidana Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif, yang mengkaji bahan hukum utama melalui kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak kepolisian memberikan hukuman non-formal karena influencer dalam kasus ini dianggap sebagai aktor materialis dalam pasal penyertaan doenpleger, yang tidak dapat dijatuhi hukuman menurut pasal 55 ayat 1 KUHP. Dalam hukum pidana Islam, judi dianggap setara dengan meminum khamr, dan influencer dalam kasus ini dapat dianggap bersalah berdasarkan tafsiran ayat-ayat dan hadis terkait. Kesimpulannya, meskipun hukuman non-formal diberikan, influencer dapat dipertanggungjawabkan dalam konteks hukum pidana Islam.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Judi online; softselling; fan funding
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law > 345 Criminal law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74231 - Hukum Pidana Islam
Depositing User: Bahrul Ulumi
Date Deposited: 12 Jun 2026 09:34
Last Modified: 12 Jun 2026 09:34
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30048

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics