Pengaruh polusi udara terhadap visibilitas hilal : studi kasus di Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari Jakarta Barat
Sabarudin, Huda (2024) Pengaruh polusi udara terhadap visibilitas hilal : studi kasus di Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari Jakarta Barat. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
1902046072 - Huda Sabarudin.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Polusi udara di perkotaan, termasuk Jakarta, telah menjadi isu yang mengancam berbagai aspek kehidupan, termasuk pengamatan astronomi. Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi lokasi-lokasi pengamatan, seperti Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari di Jakarta Barat, yang sering digunakan sebagai tempat rukyatul hilal. Hal ini penting karena visibilitas hilal berperan krusial dalam menentukan awal bulan qamariyah. Oleh karena itu, penelitian ini menyoroti dampak polusi udara terhadap visibilitas hilal sebagai upaya untuk memahami sejauh mana polusi udara memengaruhi praktik rukyat di lokasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika perubahan polusi udara di sekitar Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari dan memahami pengaruh polusi udara di Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari terhadap visibilitas hilal.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Data primer diperoleh melalui pengamatan lapangan dan wawancara dengan pengamat di lokasi serta BMKG, sedangkan data sekunder meliputi data litelatur, kualitas udara dan data astronomi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu dengan menyinkronkan antara teori faktor yang mempengaruhi keberhasilan rukyat dan temuan dari hasil observasi di lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika perubahan polusi udara di sekitar Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari menunjukkan fluktuasi yang signifikan, dipengaruhi oleh cuaca, musim, berkurangnya aktifitas industri dan manusia. Data pengamatan mengindikasikan bahwa tingkat polusi udara di lokasi tersebut sering kali berada di kategori tidak sehat, yang mengakibatkan penurunan kualitas udara dan jarak pandang. Sedangkan untuk pengaruh polusi udara terhadap visibilitas hilal terbukti signifikan. Partikel polutan seperti debu, asap, dan bahan kimia di udara dapat mengurangi kemampuan pengamat untuk melihat hilal secara jelas, sehingga mempersulit penentuan awal bulan qamariyah. Fenomena ini berdampak langsung pada keakuratan dan efektivitas pelaksanaan rukyatul hilal di lokasi penelitian.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Polusi udara; Visibilitas hilal; Rukyatul hilal |
| Subjects: | 500 Natural sciences and mathematics > 520 Astronomy and allied sciences > 529 Chronology |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 50202 - Ilmu Falak |
| Depositing User: | Fahrurozi Fahrurozi |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 03:50 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 04:01 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30090 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
