Pemikiran Ibnu Taimiyah dan Muhammad Abduh tentang tauhid : studi komparasi

Matori, Matori (2024) Pemikiran Ibnu Taimiyah dan Muhammad Abduh tentang tauhid : studi komparasi. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of 1804016058 - Matori] Text (1804016058 - Matori)
1804016058 - Matori.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini berbicara mengenai Pemikiran Ibnu Taimiyah dan Muhammad Abduh Tentang Tauhid (Studi Komparasi). Kajian ini dilatarbelakangi oleh tauhid yang merupakan inti pokok dalam agama Islam, namun adanya kontroversial dan perdebatan sehingga bisa menyebabkan perpecahan. Melalui pemikiran Ibnu Taimiyah yang berusaha untuk kembali kepada wahyu yaitu Al-Qur'an, Sunnah dan Muhammad Abduh yang juga berusaha kembali terhadap Al-Qur'an, Sunnah melalui jalan akal. Tujuan penelitian pemikiran Ibnu Taimiyah dan Muhammad Abduh tentang tauhid ini adalah: 1) Mengetahui konsep pemikiran Ibnu Taimiyah dan Muhammad Abduh tentang tauhid sebagai acuan pembelajaran tauhid agar memperkuat keimanan kepada Allah. 2) dapat mengetahui persamaan dan perbedaan dari pemikiran tauhid Ibnu Taimiyah dan Muhammad Abduh. 3) mengetahui relevansi tauhid Ibnu Taimiyah dan Muhammad Abduh dalam menanggapi isu kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian yang berbasis kepustakaan (library research) yang datanya didapat melalui salah satu karya dari Ibnu Taimiyah "Majmu' Fatawa" dan Muhammad Abduh melalui karyanya "Risalah Tauhid". Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan beberapa data yang terkait pemikiran tauhid kedua tokoh kemudian melakukan analisis yang bersifat memaparkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pemikiran tauhid Ibnu Taimiyah adalah tauhid yang menekankan literalis dan teologis dalam memahami tauhid, sedangkan tauhid Muhammad Abduh adalah tauhid yang berlandaskan rasionalis dan kontekstual. 2) persamaan tauhid Ibnu Taimiyah dan Muhammad Abduh: pentingnya memahami dan mengamalkan tauhid, memegang teguh Al-Qur'an dan sunah nabi, membersihkan tauhid dari bid'ah dan ekstrimisme. Adapun perbedaannya: lebih terletak pada metode yang digunakan untuk memahami tauhid. 3) relevansi tauhid Ibnu Taimiyah dan Muhammad Abduh dalam menanggapi isu kontemporer adalah: kesesuaian prinsip tauhid murni, penolakan bid'ah dan ekstrimisme, pembaharuan pemikiran dan konteks kekinian.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Tauhid; Ibnu Taimiyah; Muhammad Abduh
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76237 - Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Fahrurozi Fahrurozi
Date Deposited: 17 Jun 2026 07:35
Last Modified: 17 Jun 2026 07:35
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30111

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics