Relevansi konsep ahimsa Mahatma Gandhi dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan peradaban di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Rohmawati, Dana (2024) Relevansi konsep ahimsa Mahatma Gandhi dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan peradaban di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of 1904016008 - Dana Rohmawati] Text (1904016008 - Dana Rohmawati)
1904016008 - Dana Rohmawati.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Relevansi Konsep Ahimsa Mahatma Gandhi dalam Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Kemanusiaan dan Peradaban di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang” yang ditulis oleh Dana Rohmawati 1904016008. Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang memiliki visi untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan peradaban. Dalam mewujudkan visi tersebut, diperlukan komitmen dari seluruh elemen kampus untuk menciptakan lingkungan yang harmonis, anti-kekerasan, dan tidak merusak. Dalam konteks ini, konsep ahimsa yang diperkenalkan Gandhi, yang berarti tidak menyakiti, anti-kekerasan, dan menghormati semua makhluk hidup. Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Mengetahui corak kemanusiaan dan peradaban di Uniiversitas Islam Negeri Walisongo Semarang 2). Menganalisis relevansi konsep ahimsa dalam mendukung tercapainya nilai-nilai luhur tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait kehidupan kampus di Universitas Islam Negeri Walisongo. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: 1). Relevansi konsep ahimsa terhadap nilai-nilai kemanusiaan di Universitas Islam Negeri Walisongo tercermin dalam praktik toleransi beragama, penerapan keadilan sosial, dan penguatan pendidikan karakter. 2). Relevansi ahimsa terhadap peradaban terlihat melalui konflik secara dialogis, kontribusi terhadap perdamaian di antara mahasiswa dan masyarakat, serta penguatan moderasi beragama. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan konsep ahimsa ke dalam kebijakan dan praktik pendidikan di Uniiversitas Islam Negeri Walisongo sangat direkomendasikan untuk mewujudkan visi kemanusiaan dan peradaban yang lebih nyata. Dapat ditarik kesimpulanya bahwa: Pertama, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang memiliki corak kemanusiaan dan peradaban yang mencerminkan nilai-nilai Islam diantaranya: inklusif, toleran dan humanis. Kedua, Konsep ahimsa dapat diimplementasikan melalui pengembangan budaya damai, dialog antar umat beragama, dan penguatan solidaritas sosial dikalangan sivitas akademika. Hal tersebut selaras dengan visi Universitas Islam Negeri Walisongo sebagai institut yang mendorong terciptanya masyarakat beradab dengan menjunjung tinggi etika, harmoni, dan keberagaman.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Konsep ahimsa; ; Peradaban; Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.28 Islam and other believes
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76237 - Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Fahrurozi Fahrurozi
Date Deposited: 17 Jun 2026 07:44
Last Modified: 17 Jun 2026 07:44
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30115

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics