Modal sosial dalam pengelolaan kerajinan limbah organik : studi Kandri Ethnic, Desa Wisata Kandri, Kota Semarang

Amalia, Rahma Shofa (2024) Modal sosial dalam pengelolaan kerajinan limbah organik : studi Kandri Ethnic, Desa Wisata Kandri, Kota Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2006026063_Rahma Shofa Amalia] Text (Skripsi_2006026063_Rahma Shofa Amalia)
Skripsi_2006026063_Rahma Shofa Amalia.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengelolaan kerajinan limbah organik di Desa Wisata Kandri. Kerajinan limbah organik yang diproduksi Kandri Ethnic yang menjadi icon desa wisata tidak hanya mencerminkan kreativitas masyarakat lokal, tetapi juga menjadi simbol dari komitmen desa terhadap pelestarian alam dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu, kerajinan limbah organik juga dapat menjadi peluang untuk membuka usaha yang memberdayakan masyarakat Desa Wisata Kandri dalam menciptakan produk bernilai jual. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bentuk modal sosial dalam proses pengelolaan Kandri Ethnic dan untuk mengetahui dampak dari adanya kerajinan Kandri Ethnic terhadap Desa Wisata Kandri.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif, sedangkan pendekatan yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori modal sosial Francis Fukuyama yang berfokus pada bentuk modal sosial yang dimiliki pengrajin dalam pengelolaan kerajinan Kandri Ethnic di Desa Wisata Kandri.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, dalam pengelolaan Kandri Ethnic memiliki beberapa proses yaitu proses pra-produksi, bonding social capital memungkinkan pengrajin dan staf untuk saling memberi masukan dan kritik produk, memperbaiki kualitas produk sebelum tahap produksi massal dimulai. Tahap pra-produksi juga memiliki bentuk modal sosial berupa bridging social capital yang membantu meningkatkan kesadaran sosial dan lingkungan melalui gerakan pengelolaan sampah organik. Proses produksi Kandri Ethnic, bonding sosial capital terlihat dari rasa saling percaya dan keterbukaan antar anggota yang memiliki peran dalam proses produksi, seperti mengumpulkan bahan limbah, membersihkan, mengolah, hingga merakit produk kerajinan. Sementara itu, dalam proses pemasaran linking social capital membuka kesempatan bagi Kandri Ethnic bekerja sama dengan lembaga pendidikan untuk memberikan edukasi kepada pelajar terkait pemanfaatan limbah organik untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan membuka pelatihan pembuatan patung karakter. Kerajinan Kandri Ethnic memiliki dampak sosial dan budaya yaitu interaksi sosial dan transfer ilmu, icon Desa Wisata Kandri, meningkatkan kreativitas masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan dan pelestarian budaya. Sementara itu dampak ekonomi Kandri Ethnic bagi masyarakat yaitu membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

ABSTRACT:
This study examines the management of organic waste handicrafts in Kandri Tourism Village. The organic waste handicrafts produced by Kandri Ethnic which has become an icon of the tourist village not only reflect the creativity of the local community, but also become a symbol of the village's commitment to nature conservation and community economic empowerment. In addition, organic waste crafts can also be an opportunity to open a business that empowers the people of Kandri Tourism Village in creating products with selling value. The purpose of this study is to find out the form of social capital in the management process of Kandri Ethnic and to find out the impact of Kandri Ethnic handicrafts on Kandri Tourism Village
This study uses a type of field research using a qualitative method, while the approach used in this study is descriptive. The data sources in this study use primary data and secondary data. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The theory used is Francis Fukuyama's social capital theory which focuses on the form of social capital owned by artisans in the management of Kandri Ethnic handicrafts in Kandri Tourism Village.
The results of this study show that, in the management of Kandri Ethnic has several processes, namely the pre-production process, bonding social capital allows craftsmen and staff to give each other input and product criticism, improve product quality before the mass production stage begins. The pre-production stage also has a form of social capital in the form of bridging social capital which helps increase social and environmental awareness through the organic waste management movement. The production process of Kandri Ethnic, social capital bonding, can be seen from the mutual trust and openness between members who have a role in the production process, such as collecting waste materials, cleaning, processing, and assembling handicraft products. Meanwhile, in the marketing process, linking social capital opens up opportunities for Kandri Ethnic to collaborate with educational institutions to provide education to students regarding the use of organic waste to preserve the environment by opening training on making character sculptures. Kandri Ethnic Handicrafts have a social and cultural impact, namely social interaction and knowledge transfer, the icon of Kandri Tourism Village, increasing community creativity, maintaining environmental sustainability and cultural preservation. Meanwhile, the economic impact of Kandri Ethnic on the community is to create jobs and increase people's income.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Modal sosial; Kerajinan; Limbah organik; Desa wisata
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 640 Home economics and family living > 646 Sewing, clothing, personal living
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 69201 - Sosiologi
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 18 Jun 2026 05:28
Last Modified: 18 Jun 2026 05:28
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30128

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics