Kualifikasi pemimpin rumah tangga dalam Tafsīr Al-Ibrīz dan Tafsīr Al-Miṣbāh : studi komparatif
Hasyim, Fuad (2024) Kualifikasi pemimpin rumah tangga dalam Tafsīr Al-Ibrīz dan Tafsīr Al-Miṣbāh : studi komparatif. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
1804026180 - Fuad Hasyim.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
Abstract
Suatu kelompok atau organisasi tentunya akan ada seorang pemimpin yang dipercaya untuk mengatur, mengayomi serta melindungi para anggota kelompoknya agar menjadi tentram dan damai. Seiring dengan perkembangan zaman, kepemimpinan saat ini bukan hanya dari kalangan laki-laki saja tetapi juga dari kalangan perempuan. Begitupun dalam lingkup rumah tangga, juga membutuhkan sosok pemimpin yang memenuhi kualifikasi pemimpin. Hal tersebut menjadi sangat penting dalam mewujudkan tujuan keluarga sakinnah, mawaddah, warrahmah. Pemimpin rumah tangga dipilih dengan memenuhi kualifikasi pemimpin yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam dan sejalan dengan Al-Qur’an serta Hadits. Hal ini menunjukan bukan hanya suami yang bisa menjadi pemimpin dalam rumah tangga, tetapi istri pun bisa menjadi pemimpin rumah tangga jika ia mampu memenuhi kualifikasi tersebut. Penulis menemukan adanya perbedaan mengenai kualifikasi pemimpin dalam Tafsīr Al-Ibrīz karya Bisyrī Muṣṭofā dan Tafsīr Al-Miṣbāh karya Quraish Shihab. Oleh karena itu, penulis berusaha mengkaji penafsiran tentang kualifikasi pemimpin dalam rumah tangga dari kedua mufassir tersebut. Penulis menggunakan metode kualitatif yang bersifat kepustakaan (library research) dengan sumber data primer yaitu Tafsīr Al-Ibrīz karya Bisyrī Muṣṭofā dan Tafsīr Al-Miṣbāh karya M. Quraish Shihab. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-analisis yaitu model penelitian yang berupaya mendeskripsikan kondisi-kondisi yang ada dengan metode komparasi yaitu membandingkan dua kitab tafsir berupa Tafsīr Al-Ibrīz dan Tafsīr Al-Miṣbāh. Penelitian ini mengambil kesimpulan bahwa Bisyrī Muṣṭofā mengemukakan secara mutlak hanya laki-laki yang mampu menjadi pemimpin rumah tangga karena memang laki-laki diberikan kewenangan atas hal tersebut. Sedangkan menurut Quraish Shihab, laki-laki dijadikan pemimpin karena mampu memenuhi kualifikasi pemimpin rumah tangga, namun jika ia tidak mampu maka yang memenuhi kualifikasilah yang layak menjadi pemimpin rumah tangga sekalipun dia adalah perempuan. penafsiran yang dikemukakan oleh Bisyrī Muṣṭofā dan Quraish Shihab, terdapat persamaan yaitu mereka sama-sama menggunakan metode pemikiran tafsir bi al-ra’yi yaitu penafsiran yang menggunakan penalaran akal. Perbedaannya yaitu terdapat pada metode yang digunakan. Bisyri Musthofa menggunakan metode tafsir ijmālī. Sedangkan Quraish Shihab menggunakan metode tafsir tahlīlī. Kemudian kata قَوَّامُوْنَ diartikan dalam Tafsīr Al-Ibrīz sebagai “menguasai” yang mana hal tersebut berkaitan dengan kesewenang-wenangan sedangkan dalam Tafsīr Al-Miṣbāh diartikan dengan “kepemimpinan” yang mana kepemimpinan tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan keluarga, perhatian, pemeliharaan, pembelaan, perlindungan, serta pembinaan dan pendidikan, sehingga kualifikasi pemimpin rumah tangga dalam Tafsīr Al-Ibrīz belum memenuhi kualifikasi pemimpin sedangkan kualifikasi pemimpin dalam Tafsīr Al-Miṣbāh sudah memenuhi kualifikasi pemimpin.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tafsīr Al-Ibrīz; Tafsīr Al-Miṣbāh; Kualifikasi pemimpin; Rumah tangga |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran > 297.1226 Interpretation and Criticism |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76231 - Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Fahrurozi Fahrurozi |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 03:38 |
| Last Modified: | 19 Jun 2026 03:38 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30151 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
