Kewenangan lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah : IKPP dalam upaya penyelesaian wanprestasi pengadaan barang antara badan riset inovasi nasional : BRIN dengan CV. Pillar Buana

Al Wasi, Warist (2024) Kewenangan lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah : IKPP dalam upaya penyelesaian wanprestasi pengadaan barang antara badan riset inovasi nasional : BRIN dengan CV. Pillar Buana. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo.

[thumbnail of SKRIPSI_2102056119_WARIST_AL_WASI] Text (SKRIPSI_2102056119_WARIST_AL_WASI)
2102056119 - WARIST AL WASI.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya perusahaan terutama yang bergerak di bidang pengadaan barang/jasa yang melakukan perbuatan wanprestasi yang tentunya akan berdampak buruk bagi perusahaan yang menyebabkan perusahaan diputus kontrak dan diblacklist. Oleh karena itu, perlu adanya upaya yang dilakukan oleh perusahaan tersebut agar tidak diblacklist oleh pihak pemerintah ketika melakukan perbuatan wanprestasi seperti halnya CV. Pillar Buana. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses penyelesaian wanprestasi terkait pengadaan barang Alat Uji Lingkungan Antariksa yaitu Thermal Vacuum Chamber yang berupa Turbovacuum antara Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) dengan CV. Pillar Buana dan kewenangan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dalam menangani wanprestasi tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris dan studi kasus. Sumber data dalam penulisan ini yaitu data primer dan sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Metode pengumpulan data dalam penulisan ini dilakukan dengan melalui wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sanksi akibat perbuatan wanprestasi pengadaan barang yang dilakukan oleh CV. Pillar Buana tidak sesuai dengan pasal 3 huruf g Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 17 Tahun 2018 tentang Sanksi Daftar Hitam dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, sanksi yang seharusnya diberikan berdasarkan peraturan tersebut yaitu blacklist, namun dalam hal ini CV. Pillar Buana tidak diberikan sanksi blacklist yang tentunya tidak sesuai dengan peraturan tersebut. Adapun saran penulis kepada penyedia lainnya ketika mempunyai permasalahan yang sama seperti CV. Pillar Buana hendaknya menyelesaikannya melalui Lembaga Kebijakan pengadaan barang/Jasa Pemerintah (LKPP), hal tersebut bertujuan agar perusahaan tidak terkena sanksi blacklist.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: LKPP; Pengadaan Barang; Wanprestasi.
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74201 - Ilmu Hukum
Depositing User: Siti Purwati
Date Deposited: 07 Jul 2026 03:22
Last Modified: 07 Jul 2026 03:22
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30184

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics