Umpatan gamer mobile legend di media sosial youtube : kajian interaksionisme simbolik pada akun youtuber @top global miya
Syamsuddin, M. (2024) Umpatan gamer mobile legend di media sosial youtube : kajian interaksionisme simbolik pada akun youtuber @top global miya. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Skripsi_2006026065_M._Syamsuddin.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Umpatan merupakan bentuk ekspresi verbal berupa cacian yang bertujuan untuk menghina orang lain. Sekarang ini, penggunaan umpatan atau kekerasan verbal dalam video YouTube mulai dianggap wajar. Banyak kreator konten game menggunakanya sebagai bagian dari komunikasi sekaligus menjadi ciri khas yang membedakan mereka dari kreator lainnya. Salah satunya adalah Top Global Miya merupakan gamer dengan jutaan subscriber yang dikenal dengan nama Pascol. Ia sering menghibur penontonnya melalui aksi dan permainan menarik nya. Salah satu game yang ia mainkan adalah Mobile Legend. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana bentuk umpatan serta makna dan dampak umpatan dari gamer Mobile Legend di media sosial YouTube.
Penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan netnografi. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan juga data skunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik snowball sampling yaitu pemilik akun YouTube Top Global Miya dan juga subscriber atau viewer dari channel Top Global Miya. Analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan untuk mengkaji penelitian ini yaitu Teori Interaksionisme Simbolik yang dikemukakan oleh George Herbert Mead.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa umpatan yang digunakan oleh Top Global Miya dalam media sosial YouTube terdapat tiga bentuk umpatan, pertama umpatan kata hewan, berupa makian dengan ucapan seperti anjing, babi dan bangsat. Kedua umpatan berbau seks, berupa makian dengan ucapan seperti bujanginam, tailaso dan pantek. Ketiga umpatan dengan kata sifat, penyebutan umpatan ini berupa ucapan seperti goblok, tolol dan jancok. Kemudian konteks dalam penggunaan umpatan terdapat beberapa macam pertama, kalah bermain game, pada kondisi ini umpatan terjadi ketika mendapatkan tim yang dirasa tidak kompeten. Kedua, berkomunikasi dengan sesama tim, umpatan dalam konteks ini muncul apabila Top Global Miya bermain dengan teman yang sudah paham dengan karakter dirinya dan ketika bermain dengan orang baru maka ia akan menyesuaikan cara berkomunikasi nya. Ketiga, menanggapi komentar penonton. Kemudian makna umpatan. Pertama, ekspresi emosi, kedua komunikasi sesama tim dan ketiga daya tarik terhadap penonton. Dari penggunaan umpatan pada konten Top Global Miya terdapat dampak terhadap audiens yang menonton kontenya seperti normalisasi bahasa kasar kemudian mempengaruhi gaya bahasa yang di mana kebanyakan subscriber terpengaruh dan mereka gunakan dalam candaan terhadap teman tongkrongan. Selain itu beberapa narasumber juga tidak mempermasalahkan kontennya karena mereka menganggap hal tersebut bagian dari hiburan yang ditampilkan oleh Top Global Miya di dalam konten YouTube.
ABSTRACT:
Swearing is a form of verbal expression that aims to insult others. Nowadays, the use of swearing or verbal violence in YouTube videos is considered normal. Many game content creators use it as a part of communication as well as a characteristic that distinguishes them from other creators. One of them is Top Global Miya, a gamer with millions of subscribers known as Pascol. He often entertains his audience through his interesting actions and games. One of the games he plays is Mobile Legend. The purpose of this study is to explain how the form of swearing as well as the meaning and impact of swearing from Mobile Legend gamers on YouTube social media.
This research is a qualitative research method with a netnography approach. The data sources in this study used primary data and secondary data. Data collection techniques using observation, semi-structured interviews and documentation. Informants in this study were taken using snowball sampling technique, namely the owner of the Top Global Miya YouTube account and also subscribers or viewers of the Top Global Miya channel. Data analysis in this study uses data reduction, data presentation and conclusion drawing. The theory used to examine this research is the Theory of Symbolic Interactionism proposed by George Herbert Mead.
The results of this study show that the swearing used by Top Global Miya on YouTube social media has three forms of swearing, the first is animal words, in the form of swearing with words such as dog, pig and bitch. Second, sexual swearing, in the form of swearing with words such as bujanginam, tailaso and pantek. Third, swearing with adjectives, the mention of this swear word is in the form of words like goblok, tolol and asshole. Then the context in the use of swearing there are several kinds first, losing playing games, in this condition swearing occurs when getting a team that is considered incompetent. Second, communicating with fellow teams, swearing in this context appears when Top Global Miya plays with friends who already understand her character and when playing with new people then she will adjust her way of communicating. Third, responding to audience comments. Then the meaning of swearing. First, expression of emotion, second communication among teams and third attraction to the audience. From the use of swearing in Miya's Top Global content, there is an impact on the audience who watches the content such as normalizing coarse language and then influencing the language style where most subscribers are affected and they use it in jokes with friends. In addition, some interviewees also do not mind the content because they consider it part of the entertainment displayed by Top Global Miya in YouTube content.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Umpatan; Gamer; Mobile Legend; Media sosial; YouTube |
| Subjects: | 300 Social sciences > 360 Social services; association > 361 General social problems and services |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 69201 - Sosiologi |
| Depositing User: | Miswan Miswan |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 07:24 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 07:24 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30187 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
