Pemberdayaan masyarakat melalui program ketahanan pangan : studi kebun gizi dan asman toga di desa dlingo, kabupaten boyolali
Hayuanti, Astriva Yuliza (2024) Pemberdayaan masyarakat melalui program ketahanan pangan : studi kebun gizi dan asman toga di desa dlingo, kabupaten boyolali. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Skripsi_2006026079_Astriva_Yuliza_Hayuanti.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (6MB)
Abstract
Pemberdayaan Masyarakat melalui program Kebun Gizi dan Asman Toga di Dusun Dlingo dan Dusun Nglayut merupakan respons terhadap tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dihadapi masyarakat pedesaan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya ketahanan pangan sebagai ajang perlombaan berbasis strategi pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya mencakup aspek individu tetapi juga membangun kapasitas kolektif masyarakat dalam menghadapi berbagai permasalahan. Program ini bertujuan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pemenuhan gizi keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan edukasi tentang tanaman obat keluarga (TOGA). Dengan pendekatan berbasis pemberdayaan, program ini mendorong ketahanan pangan, kesadaran lingkungan, solidaritas sosial, dan penguatan ekonomi lokal.
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dampak program ketahanan pangan terhadap transformasi sosial, penguatan ekonomi, dan peningkatan kesadaran lingkungan di Desa Dlingo. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan desakritif naratif, data diperoleh melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi, dengan informan dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Berlandaskan teori pemberdayaan Jim Ife (1997), penelitian ini mengkaji kontribusi program terhadap ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat, memberikan wawasan tentang dampaknya terhadap keberlanjutan sosial, ekonomi, dan lingkungan di tingkat lokal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan partisipasi perempuan dalam kegiatan sosial, mengurangi pengeluaran rumah tangga, serta menciptakan ruang hijau yang mendukung kesehatan lingkungan. Selain itu, program ini menunjukkan bagaimana pemberdayaan berbasis komunitas dapat menciptakan transformasi berkelanjutan melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan kapasitas. Dengan implikasi yang multidimensional, program ini menjadi model pemberdayaan yang layak direplikasi guna menciptakan masyarakat mandiri dan berdaya.
ABSTRACT:
Community Empowerment through the Kebun Gizi dan Asman Toga program in Dusun Dlingo and Dusun Nglayut is a response to the social, economic, and environmental challenges faced by rural communities. This research is motivated by the importance of food security as a race based on community empowerment strategies that not only cover individual aspects but also build the collective capacity of the community in facing various problems. This program aims to increase community independence in fulfilling family nutrition through the use of yard land and education about family medicinal plants (TOGA). With an empowerment-based approach, the program promotes food security, environmental awareness, social solidarity, and strengthens the local economy.
This study aims to explore the impact of the food security program on social transformation, economic strengthening, and increased environmental awareness in Dlingo Village. Using a qualitative method with a narrative descriptive approach, data were obtained through observation, unstructured interviews, and documentation, with informants selected using snowball sampling techniques. Data analysis was conducted through reduction, presentation, and conclusion drawing. Based on Jim Ife's (1997) empowerment theory, this research examines the program's contribution to food security and community empowerment, providing insight into its impact on social, economic and environmental sustainability at the local level.
The results show that the program was successful in increasing women's participation in social activities, reducing household expenses, as well as creating green spaces that support environmental health. In addition, the program demonstrates how community-based empowerment can create sustainable transformation through collaboration, innovation and capacity building. With multidimensional implications, this program is a replicable model of empowerment to create independent and empowered communities.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemberdayaan masyarakat; Ketahanan pangan; Keberlanjutan; Dampak sosial; Lingkungan; Ekonomi |
| Subjects: | 300 Social sciences > 360 Social services; association > 362 Social welfare problems and services |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 69201 - Sosiologi |
| Depositing User: | Miswan Miswan |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 01:53 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 01:53 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30197 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
