Rasionalitas pernikahan usia dini : studi di Kelurahan Pasarbatang Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes

Burhanudin, Imam (2024) Rasionalitas pernikahan usia dini : studi di Kelurahan Pasarbatang Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2006026089_Imam_Burhanudin] Text (Skripsi_2006026089_Imam_Burhanudin)
Skripsi_2006026089_Imam_Burhanudin.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Pernikahan usia dini merupakan sebuah fenomena di lingkungan masyarakat dengan adanya ikatan antara laki-laki dan perempuan dalam hubungan untuk menjadi sebuah keluarga dibawah usia 19 tahun. Pelaku pernikahan usia dini seharusnya menyadari telah melanggar peraturan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang perkawinan dengan batas usia minimal 19 tahun baik laki-laki maupun perempuan. Pada konteks ini, Kelurahan Pasarbatang merupakan salah satu Kelurahan dari 5 Kelurahan dan 18 Desa yang berada di Kecamatan Brebes. Fenomena pernikahan usia dini di Kelurahan Pasarbatang pada tahun 2019 sampai dengan 2023 terdapat 114 pasangan yang menikah dibawah umur 19 tahun setelah ditetapkannya peraturan Undang-Undang tentang perkawinan. Hal ini, Kelurahan Pasarbatang menjadi penyumbang angka pernikahan usia dini tertinggi di Kecamatan Brebes. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mendorong dan dampak dari pernikahan usia dini di Kelurahan Pasarbatang Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan motode kualitatif dan pendekatan fenomenologi. Sumber data penelitian ini ada dua, yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan data yang digunakan peneliti dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik purposive digunakan peneliti dalam menentukan informan dengan pertimbangan tertentu sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Dalam menganalisis data peneliti menggunakan teknik analisis data induktif melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa pernikahan usia dini di Kelurahan Pasarbatang Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes dilatar belakangi oleh beberapa faktor pendorong yang dapat dianalisis menggunakan Teori Tindakan Sosial Max Weber dengan empat konsep dasar yaitu: Tindakan Rasional Instrumental, Tindakan Rasional Nilai, Tindakan Afektif dan Tindakan Tradisional. Faktornya diantaranya: faktor sosial, terdapat pergaulan bebas (kehamilan di luar nikah), kemauan atas dasar cinta, perjodohan dari orang tua, tradisi orang tua serta pendidikan. Faktor ekonomi terdapat masalah ekonomi dalam keluarga dan faktor agamanya untuk menghindari perbuatan zina. Peneliti juga menemukan dampak dari pernikahan usia dini di Kelurahan Pasarbatang Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes yaitu: dampak personal, dampak sosial dan dampak agama. Dalam dampak personal terdapat psikologis, ekonomi, pendidikan, KDRT dan perceraian. Dampak sosialnya terdapat ikatan kekerabatan antar keluarga dan pemberian stigma buruk. Dampak agamanya terhindarnya dari perbuatan zina. Hal ini pernikahan usia dini menjadi sebuah fenomena sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat.

ABSTRACT:
Early marriage is a phenomenon in the community environment with the bond between men and women in the relationship to become a family under the age of 19. The perpetrators of early marriage should be aware that they have violated the provisions of Law Number 16 of 2019 regarding marriage with a minimum age limit of 19 years old for both men and women. In this context, Pasarbatang Village is one of the Villages of 5 Villages and 18 Villages in Brebes District. The phenomenon of early marriage in Pasarbatang Village in 2019 until 2023 there were 114 couples who married under the age of 19 after the enactment of the Law on marriage. In this case, Pasarbatang Village is the contributor to the highest number of early marriages in Brebes District. Therefore, this research aims to find out the factors that encourage and the impact of early marriage in Pasarbatang Village, Brebes District, Brebes Regency.
This research uses a type of field research (field research) with a qualitative motto and a phenomenological approach. There are two data sources for this research, namely primary data and secondary data. Data collection techniques used by researchers with observation, interviews and documentation. Purposive techniques are used by researchers in determining informants with certain considerations according to the desired criteria. In analysing data, researchers use inductive data analysis techniques through the stages of data reduction, data presentation and drawing conclusions.
The results of this research show that early marriage in Pasarbatang Village, Brebes District, Brebes Regency is behind several driving factors that can be analysed using Max Weber's Social Action Theory with four basic concepts, namely: Instrumental Rational Action, Value Rational Action, Affective Action, and Traditional Action. The factors include: social factors, there is free association (pregnancy outside of marriage), will on the basis of love, matchmaking from parents, parental traditions and education. Economic factors there are economic problems in the family and religious factors to avoid committing adultery. Researchers also found the impact of early marriage in Pasarbatang Village, Brebes District, Brebes Regency, namely: personal impact, social impact and religious impact. In personal impact there are psychological, economic, education, domestic violence and divorce. The social impact is that there is a bond of kinship between families and giving a bad stigmatise. The impact of his religion is to avoid adultery. This early marriage becomes a social phenomenon that occurs in the community environment.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pernikahan usia dini; Tindakan sosial; Faktor; Dampak
Subjects: 300 Social sciences > 360 Social services; association > 362 Social welfare problems and services
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 69201 - Sosiologi
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 30 Jun 2026 01:59
Last Modified: 30 Jun 2026 01:59
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30198

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics