Hubungan kesabaran dan efikasi diri pada mahasiswa tingkat akhir angkatan 2017 - 2020 UIN Walisongo Semarang dalam menghadapi fase quarter life crisis
Hidayanti, Nor Alina (2024) Hubungan kesabaran dan efikasi diri pada mahasiswa tingkat akhir angkatan 2017 - 2020 UIN Walisongo Semarang dalam menghadapi fase quarter life crisis. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
1904046063_Nor Alina Hidayanti_Skripsi Lengkap.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Quarter life crisis (qlc) atau biasa disebut krisis seperempat hidup adalah fase yang dialami oleh individu pada masa remaja remaja menuju masa dewasa (18-30 tahun) . pada fase ini mereka akan mengalami adaptasi terhadap pola hidup baru, yang jika individu tidak bisa mengatasinyanya akan membuatnya stres dan mempengaruhi kesehatan mental. Peneliti mengasumsikan kesabaran dan efikasi diri bisa memberikan efek positif agar mampu mengendalikan diri dan menerima keadaan dirinya sehingga terjatuh dari stress dan kesehatan mentalnya terjaga.
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui apakah hubungan kesabaran dan efikasi diri dapat menghadapi fase quarter life crisis yang tengah dialami oleh mahasiswa angkatan 2017-2020 UIN Walisongo Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, karena peneliti ingin mencari hubungan variabel independent terhadap variabel dependent. Data yang didapatkan adalah hasil dari penyebaran angket kepada 73 mahasiswa angkatan 2017 – 2020 UIN Walisongo Semarang. Pengolahan data penelitian menggunakan metode statistik, data diuji dengan uji prasyarat yaitu uji normalitas, uji linearitas hubungan dan analisis data menggunakan uji korelasi product moment menggunakan aplikasi SPSS versi 16.0. hasil analisis uji korelasi menunjukkan nilai signifikanai 0,000<0,05, artinya adanya hubungan yang signifikan antara kesabaran dan efikasi diri mahasiswa tingkat akhir angkatan 2017-2020 UIN Walisongo Semarang dalam menghadapi fase quarter life crisis. Koefisien nilai r menunjukkan besar hubungan kesabaran (X1) dengan quarter life crisis (Y) adalah sebesar 0,538 > r tabel 0,227, nilai r hitung untuk hubungan efikasi diri (X2) dengan quarter life crisis (Y) adalah sebesar adalah 0,919 > r tabel 0,227, artinya hasil penelitian ini menunjukkan bentuk ada hubungan positif antar dua variabel (independent dan variabel dependent). Hal ini bermaksud semakin tingkat hubungan antara kesabaran dan efikasi diri, maka juga semakin tinggi dalam menghadapi fase quarter life crisis . Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa HI diterima dan H0 ditolak, yang berarti bahwa ada hubungan positif antara kesabaran dan efikasi diri mahasiswa tingkat akhir angkatan 2017-2020 UIN Walisongo Semarang dalam menghadapi fase quarter life crisis.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perilaku Terpuji; Sabar; Akhlakul Karimah |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76236 - Tasawuf dan Psikoterapi |
| Depositing User: | Umar Falahul Alam |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 02:20 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 02:20 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30201 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
