Gerakan Koin Lazisnu Krapyak Kota Semarang

Gunarni, Nuke Rachma (2024) Gerakan Koin Lazisnu Krapyak Kota Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2106026028_Nuke_Rachma_Gunarni] Text (Skripsi_2106026028_Nuke_Rachma_Gunarni)
Skripsi_2106026028_Nuke_Rachma_Gunarni.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Gerakan Koin Lazisnu merupakan inisiatif filantropi berbasis komunitas yang menggunakan kotak infaq sebagai instrumen utama penggalangan dana. Gerakan ini menjadi identitas khas Nahdlatul Ulama (NU) dan mencerminkan semangat gotong royong dalam mengatasi tantangan sosial. Fokus penelitian pada Gerakan Koin Lazisnu di Kelurahan Krapyak, Kota Semarang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi mobilisasi sumber daya, bentuk alokasi mobilisasi sumber daya, serta dampak program terhadap masyarakat.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Data diperoleh dari wawancara semi-terstruktur dengan 9 informan, meliputi penasehat, pengurus, dan tokoh lokal, serta melalui observasi non-partisipan dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan menggunakan teori Mobilisasi Sumber Daya dari Anthony Oberschall sebagai kerangka analitik. Informan dipilih dalam penelitian ini menggunakan teknik snowball.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi mobilisasi sumber daya dilakukan melalui promosi aktif dan sosialisasi program melalui pertemuan jama’ah, pengelolaan dan penempatan kaleng koin, serta mekanisme pengelolaan kaleng koin yang efisien. Strategi ini bertujuan memperkuat peran NU sebagai penggerak utama filantropi berbasis komunitas. Dana yang terkumpul dialokasikan untuk berbagai program sosial, termasuk bantuan bencana, santunan keluarga duka, dan layanan ambulans gratis. Dampaknya dirasakan dalam peningkatan kesejahteraan sosial, ekonomi, dan akses layanan kesehatan di masyarakat Krapyak. Penelitian ini menegaskan pentingnya organisasi yang terencana, transparansi, dan kolaborasi dalam memperkuat gerakan sosial berbasis komunitas. Gerakan ini memberikan kontribusi signifikan pada pengentasan masalah sosial di tingkat lokal dan menjadi model pengelolaan filantropi yang inklusif.

ABSTRACT:
Gerakan Koin Lazisnu is a community-based philanthropic initiative that uses donation boxes as its primary fundraising instrument. This movement serves as a distinctive identity of Nahdlatul Ulama (NU) and reflects the spirit of mutual cooperation in addressing social challenges. This study focuses on the Gerakan Koin Lazisnu in Krapyak Subdistrict, Semarang City. This research aims to analyze the resource mobilization strategies, the forms of resource allocation, and the program's impact on the community.
This research employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach. Data were obtained from semi-structured interviews with nine informants, including advisors, administrators, and local figures, as well as through non-participant observation and documentation. Data analysis was conducted through reduction, presentation, and conclusion drawing, using Anthony Oberschall's Resource Mobilization theory as the analytical framework. Informants were selected using the snowball sampling technique.
The findings indicate that resource mobilization strategies are carried out through active promotion and program socialization during congregation meetings, the management and placement of coin boxes, and efficient coin box management mechanisms. These strategies aim to strengthen NU's role as the primary driver of community-based philanthropy. The funds collected are allocated to various social programs, including disaster relief, bereavement support, and free ambulance services. The impact is evident in improving social welfare, economic conditions, and access to healthcare services within the Krapyak community. This research underscores the importance of organized planning, transparency, and collaboration in enhancing community-based social movements. The movement significantly contributes to addressing social issues at the local level and serves as a model for inclusive philanthropic management.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Gerakan; Koin Lazisnu; Filantropi; Komunitas; Mobilisasi; Sumber daya
Subjects: 300 Social sciences > 360 Social services; association > 362 Social welfare problems and services
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 69201 - Sosiologi
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 02 Jul 2026 04:11
Last Modified: 02 Jul 2026 04:11
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30225

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics