Modal sosial dalam peningkatan ekonomi masyarakat sekitar Pondok Pesantren LP3IA Desa Narukan Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang
Khoifah, Rizqotul (2024) Modal sosial dalam peningkatan ekonomi masyarakat sekitar Pondok Pesantren LP3IA Desa Narukan Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Skripsi_2106026061_Rizqotul_Khoifah.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Masyarakat Desa Narukan mengalami perubahan signifikan dalam mata pencaharian sejak tahun 2020, beralih dari buruh tani musiman menjadi pelaku usaha mandiri. Perubahan ini dipicu oleh meningkatnya jumlah santri di Pondok Pesantren LP3IA, yang menjadi pusat aktivitas ekonomi lokal. Pondok pesantren memiliki peran dalam masyarakat, salah satunya memberikan dampak pada peningkatan ekonomi. Pondok Pesantren LP3IA yang berada di Desa Narukan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang memberikan pengaruh terhadap perubahan ekonomi masyarakatnya. Hal ini ditandai dengan banyaknya jumlah santri yang mondok di pesantren tersebut yang kemudian memberikan dampak peningkatan ekonomi. Rumusan masalah dalam penelitian ini pertama, bagaimana bentuk-bentuk peningkatan ekonomi di sekitar masyarakat pondok pesantren dan kedua, bagaimana modal sosial mempengaruhi peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Narukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana modal sosial berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar pondok pesantren tersebut.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan skunder. Data primer diperoleh langsung dari informan sebagai sumber utama, sedangkan data sekunder berupa foto dan dokumen yang diperoleh secara tidak langsung dari informan sebagai data pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non partisipatif, dengan wawancara secara mendalam, dan dokumentasi. Untuk pemilihan informan peneliti menggunakan teknik purposive.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, bentuk-bentuk peningkatan ekonomi masyarakat sekitar Pondok Pesantren LP3IA di Desa Narukan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, terlihat jelas melalui beragam usaha yang muncul sejak tahun 2020. Masyarakat yang sebelumnya bergantung pada pekerjaan musiman kini telah beralih menjadi pelaku usaha mandiri, berbagai membuka jenis usaha seperti konter hp, toko kelontong atau warung yang serba ada, laundry, warung makan, jualan aneka jajan, dan penginapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan santri yang meningkat di pondok pesantren telah menciptakan permintaan baru yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Kedua, modal sosial berperan penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar pondok pesantren, hubungan saling percaya dan jaringan antar pelaku usaha telah menciptakan lingkungan yang kondusif untuk kolaborasi dan inovasi, hasil wawancara dengan pelaku usaha menunjukkan bahwa pendapatan mereka meningkat signifikan, dengan beberapa usaha mencapai pendapatan harian hingga lima ratus ribu rupiah. Dengan demikian, modal sosial tidak hanya memperkuat interaksi sosial tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
ABSTRACT:
The people of Narukan Village have experienced significant changes in their livelihoods since 2020, switching from seasonal farm workers to independent business actors. This change was triggered by the increasing number of students at the LP3IA Islamic Boarding School, which is the center of local economic activity. Islamic boarding schools have a role in society, one of which has an impact on improving the economy. The LP3IA Islamic Boarding School located in Narukan Village, Kragan District, Rembang Regency has an influence on the economic changes of its community. This is marked by the large number of students who go to the pesantren which then has an impact on improving the economy. The formulation of the problem in this study is first, how are the forms of economic improvement around the Islamic boarding school community and second, how social capital affects the economic improvement of the community in Narukan Village.This research aims to explore how social capital contributes to the improvement of the economy of the community around the Islamic boarding school.
The method used in this study is qualitative with a descriptive approach, the type of research used in this study is field research. The data sources used in this study consist of primary and secondary data. Primary data is obtained directly from informants as the main source, while secondary data is in the form of photos and documents obtained indirectly from informants as supporting data. Data collection techniques are carried out through non-participatory observation, with in-depth interviews, and documentation. For the selection of informants, the researcher used a purposive technique.
The results of the study show that: First, the forms of economic improvement of the community around the LP3IA Islamic Boarding School in Narukan Village, Kragan District, Rembang Regency, are clearly visible through various businesses that have emerged since 2020. People who previously relied on seasonal work have now turned into independent business actors, opening various types of businesses such as cellphone counters, grocery stores or convenience stores, laundry, food stalls, selling various snacks, and lodging. The results of the study show that the increasing presence of students in Islamic boarding schools has created new demand that supports local economic growth. Second, social capital plays an important role in improving the economy of the community around Islamic boarding schools, relationships of mutual trust and networking between business actors have created an environment conducive to collaboration and innovation, the results of interviews with business actors show that their income has increased significantly, with some businesses achieving daily revenues of up to five hundred thousand rupiah. Thus, social capital not only strengthens social interaction but also contributes to the economic growth of local communities.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Modal sosial; Peningkatan ekonomi; Pondok pesantren |
| Subjects: | 300 Social sciences > 360 Social services; association > 362 Social welfare problems and services |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 69201 - Sosiologi |
| Depositing User: | Miswan Miswan |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 00:31 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 00:31 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30232 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
