Analisis praktik arisan online pada mahasiswa UIN Walisongo Semarang dalam tinjauan hukum ekonomi syariah : studi kasus Arisan Yuk

Nofrianto, Rineldi (2024) Analisis praktik arisan online pada mahasiswa UIN Walisongo Semarang dalam tinjauan hukum ekonomi syariah : studi kasus Arisan Yuk. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_1902036003_Rineldi_Nofrianto] Text (Skripsi_1902036003_Rineldi_Nofrianto)
Skripsi_1902036003_Rineldi_Nofrianto.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Arisan merupakan salah satu praktik keuangan tradisional yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia. Selain sebagai sarana menabung, arisan juga berfungsi untuk mempererat hubungan sosial dan membantu peserta dalam memenuhi kebutuhan keuangan. Dalam perkembangannya, praktik arisan kini telah bertransformasi menjadi arisan online, yang memanfaatkan platform digital seperti media sosial dan aplikasi pesan instan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik arisan online yang dijalankan oleh mahasiswa UIN Walisongo Semarang dalam perspektif hukum ekonomi syariah. Fokus kajian diarahkan pada penerapan prinsip-prinsip akad syariah, khususnya akad Qarḍ (utang-piutang) dan Ijārah al-A‘māl (sewa jasa).
Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris dengan pendekatan studi kasus pada kelompok arisan "Arisan Yuk" yang melibatkan 14 mahasiswa sebagai peserta. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan admin dan anggota arisan, serta dokumentasi mekanisme pelaksanaan arisan online. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menilai keabsahan praktik tersebut berdasarkan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah, seperti keadilan, transparansi, dan larangan terhadap riba.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik arisan online pada kelompok "Arisan Yuk" memenuhi sebagian syarat dan rukun akad Qarḍ, seperti adanya kesepakatan awal mengenai nominal setoran dan jadwal penarikan. Namun, terdapat sejumlah pelanggaran prinsip syariah, seperti penerapan potongan 3% dari dana penarikan dan denda keterlambatan sebesar Rp 5.000 per hari yang diberlakukan secara sepihak oleh admin. Praktik ini mengindikasikan adanya unsur riba, gharar (ketidakpastian), dan dzalim (ketidakadilan), yang bertentangan dengan nilai-nilai hukum ekonomi syariah.
Penelitian ini merekomendasikan agar sistem pengelolaan arisan online dirancang dengan lebih transparan, adil, dan konsisten dengan prinsip syariah. Dengan demikian, arisan online dapat menjadi sarana keuangan yang aman, bebas dari unsur riba, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi semua pihak yang terlibat.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Arisan online; Hukum Ekonomi Syariah; Qarḍ; Ijārah; Riba
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74234 - Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 03 Jul 2026 08:56
Last Modified: 03 Jul 2026 08:56
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30240

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics