Dialog konsep manusia ideal menurut buku Ilmu Bahagia Menurut Ki Ageng Suryomentaram dan Insan Kamil Al-Jilli
Ulfa, Zaqia (2024) Dialog konsep manusia ideal menurut buku Ilmu Bahagia Menurut Ki Ageng Suryomentaram dan Insan Kamil Al-Jilli. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
2004046076_Zaqia Ulfa_Skripsi Lengkap.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
Abstract
Skripsi dengan judul “Dialog Konsep Manusia dalam Buku Ilmu Bahagia Menurut Ki Ageng Suryomentaram dan Konsep Insan Kamil Al-Jilli” menjadi respon atas fenomena yang terjadi saat ini dimana kehidupan manusia telah banyak mengalami perubahan. Dengan kemudahan yang ditawarkan oleh perkembangan salah satunya teknologi diharapkan dapat membantu manusia memenuhi kebutuhan dan memudahkan aktivitas manusia. Akan tetapi, pada kenyataannya di era yang semua sudah serba canggih pereti sekarang. Manusia harus bisa memposisikan diri mereka sebagai pemegang kontrol atas kehidupan yang ada di muka bumi. Sebab, manusia adalah makhluk paling sempurna diantara makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Oleh karena itu, untuk mengembalikan peran manusia sebagai subjek dari kehidupan di muka bumi ini, manusia harus memahami diri mereka terlebih dahulu, apa yang mereka butuhkan dan bagaimana peran yang mereka di lingkungannya. Berangkat dari hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk membahas terkait konsep manusia ideal dalam Buku Ilmu Bahagia Menurut Ki Ageng Suryomentaram dan Konsep Insan Kamil Al-Jilli. Untuk kemudian peneliti menemukan keselarasan konsepsi tentang manusia ideal dengan kacamata berbeda yang dimiliki oleh kedua teori tersebut. Adapun jenis penelitian ini termasuk kepustakaan (Library Reseach) dengan pendekatan kualitatif, dimana peneliti menggunakan buku, al-Qur’an, jurnal, dan majalah sebagai sumber referensi yang memiliki keterkaitan dengan objek penelitian. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan metode analisis komparatif, yaitu dengan menjelaskan relasi dua sistem pemikiran untuk menemukan baik persamaan maupun perbedaan konsepsi terkait objek dari sudut pemikiran yang berbeda. Hasilnya, konsep manusia ideal dalam Buku Ilmu Bahagia Menurut Ki Ageng Suryomentaram dan Konsep Insan Kamil Al-Jilli memiliki relevansi tentang konsep manusia ideal. Hal ini dapat dilihat dari segi tujuan keberadaan manusia ideal adalah untuk membawa keharmonisan batin dan keharmonisan bagi alam semesta. Meskipun, demikian juga terdapat perbedaan konsepsi tentang manusia ideal menurut kedua teori pemikiran tersebut Seperti, background tokoh, prinsip keilmuan, hingga pengimplementasiannya dalam kehidupan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Insan Kamil; Manusia Sempurna |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.4 Sufism > 297.41 Sufi theology 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76236 - Tasawuf dan Psikoterapi |
| Depositing User: | Umar Falahul Alam |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 08:54 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 08:54 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30286 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
