Penyelesaian wanprestasi pada akad ijarah lahan pertanian oyotan dalam perspektif hukum ekonomi syariah : studi kasus di Desa Turunrejo Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal
Rahmawati, Nadea (2024) Penyelesaian wanprestasi pada akad ijarah lahan pertanian oyotan dalam perspektif hukum ekonomi syariah : studi kasus di Desa Turunrejo Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Skripsi_2002036033_Nadea_Rahmawati.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya praktik sewa menyewa dengan cara oyotan di Desa Turunrejo. Cara oyotan yang dilakukan di Desa Turunrejo merupakan sistem sewa menyewa lahan pertanian dengan hitungan satu kali tanam / masa panen dengan jangka waktu selama 6 bulan. Namun, praktik ini tidak jarang memicu sengketa, terutama terkait dengan perjanjian. Dalam penelitian ini rumusan masalahnya adalah bagaimana praktik sewa-menyewa lahan pertanian dengan cara oyotan di desa Turunrejo ?, bagaimana wanprestasi yang terjadi pada sewa menyewa lahan pertanian dengan cara oyotan di desa Turunrejo?, Dan bagaimana penyelesaian sengketa yang terjadi pada sewa menyewa lahan pertanian dengan cara oyotan di desa turunrejo berdasarkan perspektif hukum ekonomi syariah?.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris / non doktrinal, yakni bahwa dalam menganalisis permasalahan yang sudah dirumuskan dilakukan dengan memadukan bahan-bahan hukum dengan data primer yang diperoleh di lapangan yaitu tentang sengketa ekonomi syariah.
Penelitian ini menyimpulkan, pertama, praktik sewa menyewa lahan dengan sistem oyotan di Desa Turunrejo masih dilakukan secara turun-temurun, baik melalui perjanjian lisan berdasarkan kepercayaan maupun perjanjian tertulis, meskipun keduanya sering kali kurang jelas dan berpotensi menimbulkan sengketa. Kedua, sengketa biasanya dipicu oleh ketidakjelasan isi perjanjian, baik dalam bentuk lisan maupun tertulis, sehingga penyelesaiannya mengandalkan musyawarah kekeluargaan. Ketiga, berdasarkan perspektif hukum ekonomi syariah, praktik ini tetap sah selama ada upaya perdamaian melalui musyawarah, yang sesuai dengan prinsip al-sulh, namun syariat juga mendorong adanya perjanjian tertulis yang jelas dan detail untuk mencegah sengketa di masa depan, sebagaimana diatur dalam kaidah akad ijārah yang menekankan kejelasan hak dan kewajiban para pihak.
ABSTRACT:
This research is motivated by the practice of renting by oyotan in Turunrejo Village. The oyotan method used in Turunrejo Village is a system of renting agricultural land with a one-time planting/harvest period for a period of 6 months. However, this practice often triggers disputes, especially related to agreements. In this research, the formulation of the problem is what is the practice of renting agricultural land using the oyotan method in Turunrejo village? How to oyotan in Downrejo Village based on the perspective of Sharia economic law?
This study uses a qualitative method with an empirical / non-doctrinal juridical approach, namely that in analyzing the problems that have been formulated, it is done by combining legal materials with primary data obtained in the field, namely about sharia economic disputes.
This research concludes, firstly, that the practice of leasing land using the oyotan system in Turunrejo Village is still carried out from generation to generation, either through verbal agreements based on trust or written agreements, although both are often unclear and have the potential to cause disputes. Second, disputes are usually triggered by unclear contents of the agreement, both in oral and written form, so that the resolution relies on family deliberation. Third, based on the perspective of sharia economic law, this practice remains legal as long as there are peace efforts through deliberation, which is in accordance with the principles of al-sulh, but sharia also encourages the existence of clear and detailed written agreements to prevent future disputes, as regulated in the contract rules. ijārah which emphasizes clarity of the rights and obligations of the parties.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyelesaian; Wanprestasi; Akad ijrah; Lahan pertanian; Oyotan; Hukum ekonomi syariah |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 74234 - Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) |
| Depositing User: | Miswan Miswan |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 02:30 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 02:32 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30294 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
