Wisata religi dalam qs. Al-isra’ [17] ayat 1 pada rubrik tafsir al-qur’an aktual di Koran Harian Bangsa : studi analisis wacana kritis Norman Fairclogh
Nuha, Hawin Shina Ridlon (2024) Wisata religi dalam qs. Al-isra’ [17] ayat 1 pada rubrik tafsir al-qur’an aktual di Koran Harian Bangsa : studi analisis wacana kritis Norman Fairclogh. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
1904026167 - Hawin Shina Ridlon Nuha.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Wisata lebih dari sekedar perjalanan fisik belaka, dalam realitasnya wisata merambah luas mencakup berbagai aspek kehidupan, tradisi dan budaya. Al-Qur’an memandang wacana wisata lebih mendalam sebagai dorongan dalam meningkatkan nilai spiritualitas dan pembelajaran, tak hanya rekreatif saja. Penelitian ini berfokus mengungkap wacana wisata KH. Musta’in Syafi’ie dalam Tafsir Al-Qur’an Aktual. Tafsir ini menarik untuk diteliti selain keunikan dalam penyampaiannya yang menggunakan bahasa-bahasa ringan yang selalu aktual layaknya sebuah berita, juga pemaknaan wisata yang dibangun dari perjalanan isra’ Nabi Muhammad SAW dalam QS. Al-Isra’ ayat 1. Melalui pendekatan historis ayat Kiai Musta’in memaknai serangkaian isra’ mi’raj sebagai syariah rekreasi untuk me-refresh jiwa nabi. Wacana ini melarang wisata ke situs-situs agama lain karena dianggap berpotensi melestarikan kemusyrikan. Sehingga tujuan penelitian menganalisis tafsiran Kiai Musta’in terhadap larangan wisata ke situs suci agama lain melalui dimensi teks dan konteks sosial yang ada.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian kepustakaan yang tergolong dalam penelitian kualitatif dengan menganalisis data tentang wisata religi dalam rubrik Tafsir Al-Qur’an Aktual yang terbit setiap harinya di koran Harian Bangsa. Serta mengumpulkan data dari kitab, buku, jurnal atau berita yang berkaitan dengan pembahasan. Dalam menganalisis data yang telah diperoleh menggunakan analisis wacana kritis Norman Fairclough mencakup dimensi text, discourse practice dan socio-cultural practice.
Hasil penelitian ini diketahui menggunakan empat langkah AWK Norman Fairlough sebagai four stages of social wrong yang berfokus pada ketidakberesan sosial dengan mengungkap solusi dan hambatan-hambatan di dalamnya. Pertama, ketidakberesan wisata ke situs-situs suci agama sebagai wisata maksiat. Karena berpotensi melestarikan kemusyrikan. Kedua, hambatan ideologis menjadi hal mendasar dengan pandangan koservatif. Ketiga, mempertimbangkan tatanan sosial masyarakat Indonesia yang plural, karena ketidakberesan sosial dapat memicu eksklusivisme beragama dan disharmoni sosial, keempat, upaya untuk mengatasi hambatan berupa rekontekstualisasi terhadap kondisi masyarakat yang moderat. Selain itu juga pemberdayaan wisata religi yang multikultural sebagai sikap inklusif dan semangat toleransi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Wisata religi; Tafsir Al-Qur’an aktual; Wacana kritis |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran > 297.1226 Interpretation and Criticism |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76231 - Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Fahrurozi Fahrurozi |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 08:06 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 08:06 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30312 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
