Pengaruh perceived community support terhadap penguatan spiritual well-being: studi pada Majelis Pengajian Difabel di Kota Semarang

Mahardika, Agustivana (2024) Pengaruh perceived community support terhadap penguatan spiritual well-being: studi pada Majelis Pengajian Difabel di Kota Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of 2104046032_Agustivana Mahardika_Skripsi Lengkap.pdf] Text
2104046032_Agustivana Mahardika_Skripsi Lengkap.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Perceived Community Support terhadap Penguatan Spiritual Well-Being: Studi pada Majelis Pengajian Difabel di Kota Semarang”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Perceived Community Support terhadap penguatan Spiritual Well-Being pada anggota Majelis Pengajian Difabel di Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana. Penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu perceived community support (X) dan spiritual well-being (Y). Pengumpulan data menggunakan skala likert dengan jumlah item 34 yang terdiri dari 14 item perceived community support dan 20 item spiritual well-being. Seluruh item yang digunakan sudah melewati uji validitas dan reliabilitas. Sedangkan teknik dalam memperoleh subjek menggunakan cluster random sampling dengan memperoleh 70 subjek. Kemudian data dianalisis menggunakan bantuan SPSS 24 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel perceived community support memperoleh 62,9% atau 44 subjek dengan tingkat perceived community support tinggi dan 37.1% atau 26 subjek dengan tingkat perceived community support sedang. Sedangkan pada variabel spiritual well-being terdapat 100% atau 70 subjek memiliki spiritual well-being tinggi. Pengaruh perceived community support terhadap penguatan spiritual well-being anggota Majelis Pengajian Difabel kota Semarang diperoleh dengan thitung 7,747 > ttabel 1,995 atau sig. < α yaitu 0,00 < 0,05, artinya terdapat pengaruh perceived community support terhadap spiritual well-being. Pada analisis regresi diperoleh R Square = 0,469 atau 46,9%. Hal ini berarti bahwa varibael independen (perceived community support) berkontribusi terhadap variabel dependen (spiritual well-being) sebesar 46,9%. Sedangkan sisanya sebesar 53.1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Akhlakul Karimah; Komunitas Disabilitas; Pengajian Difabel
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.56 Specific moral issues
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76236 - Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Umar Falahul Alam
Date Deposited: 10 Jul 2026 03:59
Last Modified: 10 Jul 2026 03:59
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30323

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics