Pengasuhan anak di Pesantren Fathul Ulum Simbang Kulon Pekalongan perspektif hukum Islam
Rifa’i, Afif Hasan (2024) Pengasuhan anak di Pesantren Fathul Ulum Simbang Kulon Pekalongan perspektif hukum Islam. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo.
2002016049 - Afif Hasan Rifa'i.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Anak sebagai generasi penerus memerlukan perawatan dan pembinaan yang optimal agar dapat tumbuh dan berkembang dengan kepribadian, kemampuan, dan keterampilan yang baik, sehingga dapat memenuhi peran dan fungsi yang sesuai dengan usia mereka. Pada masa pertumbuhan, anak-anak juga berhak mendapatkan perlindungan dan hak-hak yang sesuai. Pengasuhan anak merupakan kewajiban suami isteri karena anak merupakan darah daging mereka. Orang tua memiliki tanggung jawab yang besar dalam menjaga anggota keluarga terutama dalam mendidik anak. Sering orang tua berpikiran bahwa tidak dapat mendidik anaknya dengan baik dengan itu orang tua menglihkan tanggung jawabnya ke pesantren. Di pesantren tanggung jawab diberikan kepada kiai sebagai pendidik yang akan mendidik anaknya dengan berpegang pada agama. Kiai memberikan tanggung jawab kepada santri-santrinya untuk membentuk akhlak dan pribadi yang baik Oleh karena itu, penelitian menjawab dari tiga pertanyaan: pertama, bagaimana hukum pengalihan pengasuhan dari Orang tua kepada Pesantren? Kedua, Bagaimana pola asuh anak yang diterapkan di Pesantren Fathul Ulum Simbang Kulon Pekalongan? Ketiga, Bagaimana analisis hukum keluarga Islam terhadap pola asuh di Pesantren Fathul Ulum Simbang Kulon Pekalongan sebagai bentuk perlindungan hak anak?. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian hukum empiris. Sumber data yang digunakan yaitu primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif analisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, pengalihan pengasuhan bisa dan sah dilakukan selagi pesantren yang dimaksud adalah pesantren yang resmi dalam artian terdaftar dan adanya surat pernyataan kedua belah pihak dan bertujuan untuk kepentingan terbaik anak. Kedua, pola asuh atau pengasuhan yang diterapkan di Pesantren Fathul Ulum sudah baik karena sang anak merasa adanya peranan orang tua di dalam pesantren. Ketiga, pola asuh yang diterapkan di Pesantren Fathul Ulum sangat menjunjung tinggi hak perlindungan anak dalam berbagai aspek.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pola asuh; Perlindungan hak anak; Pondok pesantren; Hukum keluarga Islam |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah) |
| Depositing User: | Siti Purwati |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 01:51 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 01:52 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30338 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
