Konsep nusyūz menurut Imam Asy Syaukani dan Fatima Mernissi : studi komparatif atas kitab Fathul Qōdir dan buku Women and Islam

Izzarahman, Afdhal (2024) Konsep nusyūz menurut Imam Asy Syaukani dan Fatima Mernissi : studi komparatif atas kitab Fathul Qōdir dan buku Women and Islam. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of 2004026049 - Afdhal Izzarahman] Text (2004026049 - Afdhal Izzarahman)
2004026049 - Afdhal Izzarahman.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Penelitian skripsi ini berdasarkan hadirnya beberapa permasalahan dalam keluarga khususnya hubungan suami-istri yang menimbulkan suatu perselisihan sampai berujung pada suatu perceraian. Salah satu faktor perselisihan yaitu nusyuz. Pentingnya kewajiban dan hak yang banyak tidak dipahami oleh suami-istri, seperti suami memberikan rasa kasih sayang kepada istri serta istri buat menaati perintah suami. Persoalan ini yang mendorong peneliti untuk menganalisis tentang suatu permasalahan nusyuz yang dipaparkan dalam Al-Qur’an dari pandangan penafsiran kitab Fathul Qadir dan buku Women and Islam yang memiliki fokus pandangan yang berbeda sehingga terjadi adanya persamaan dan perbedaan dalam sudut pandangnya.
Skripsi ini membahas tentang bagaimana pandangan Imam Asy-Syaukani dan Fatima Mernissi pada ayat tentang nusyuz serta kesamaan dan perbedaan pandangan Imam Asy-Syaukani dan Fatima Mernissi tentang nusyuz. dalam penelitian ini bersifat kepustakaan ataupun library research bersumber pada data primer yaitu kitab tafsir Fathul Qadir karya Imam Asy-Syaukani serta Buku Women and Islam karya Fatima Mernissi dan data yang bersifat sekunder berupa buku dan kitab lainnya. Dalam mengerjakan penelitian ini, peneliti mengenakan metode deskriptif, analisis serta metode komparatif.
Hasil yang telah penulis lakukan dapat dipahami bahwa pandangan Imam Asy- Syaukani mengenai nusyuz pada surat An-Nisa ayat 34 dimaknai dengan seorang perempuan yang meremehkan hak suami dan tidak mematuhi perintahnya, sementara itu pada surat An-Nisa ayat 128 dikatakan selaku tindakan suami pada istrinya seperti tidak peduli atau terkesan acuh, menjauhinya, tidak berlaku adil, lebih mencintai yang lain dan kurang memberikan rasa cinta pada istrinya. Selain itu pandangan dari Fatima Mernissi mengenai nusyuz pada surat An-Nisa ayat 34 dimaknai nusyuz yang dilaksanakan istri sebagai pemberontakan dan penolakan untu mematuhi perintah suami dalam melaksanakan hubungan seksual. Adapun persamaan pandangan Imam Asy- Syaukani dan Fatima Mernissi dalam terdapat pada penyelesaian nusyuz yang dilakukan istri kepada suami. Sementara itu perbedaan pandangan Imam Asy-Syaukani dan Fatima Mernissi terletak pada pemaknaan nusyuz istri, jenis-jenis nusyuz istri, pembagian nusyuz istri, cara penyelesaian yang ketiga, faktor suami nusyuz, dan cara pandang tentang nusyuz

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Tafsir Fathul Qadir; Buku Women and Islam; Nusyuz
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran > 297.1226 Interpretation and Criticism
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76231 - Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Fahrurozi Fahrurozi
Date Deposited: 10 Jul 2026 07:26
Last Modified: 10 Jul 2026 07:26
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30341

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics