Ketenangan jiwa dalam pandangan al-qur’an : studi analisis penafsiran Asy-Syaukānī dalam Tafsir Fatḥ Al-Qadīr
Hasnah, Amalia Sholihati (2024) Ketenangan jiwa dalam pandangan al-qur’an : studi analisis penafsiran Asy-Syaukānī dalam Tafsir Fatḥ Al-Qadīr. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
2004026091 - Amalia Sholihati Hasnah.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
Abstract
Ketenangan jiwa dalam diri seseorang dirasa penting bagi setiap individu guna meminimalisir terjadinya berbagai permasalahan psikologis yang memicu terjadinya berbagai tindakan menyimpang. Mengingat dikehidupan modern ini permasalahan psikologis merupakan permasalahan yang cukup serius karena terdapat perubahan gaya hidup masyarakat dimana nilai moral, etika, agama, serta adat istiadat dianggap telah usang sehingga terjadi kekosongan spiritual dalam jiwa seseorang. Dengan demikian, aspek spiritual merupakan aspek yang penting dalam menangani permasalahan psikologis. Lebih dalam lagi penulis mengkaji ketenangan jiwa dalam perspektif Asy-Syaukānī. Dimana dalam menulis tafsirnya Asy-Syaukānī menggabungkan antara metode riwayah dan dirayah secara merata sehingga tafsir tersebut lehih kompatibel dengan permasalahan saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketenangan jiwa dalam Al-Qur’an menurut Asy-Syaukānī dalam tafsir Fatḥ al-Qadīr serta untuk mengetahui relevansi ayat-ayat ketenangan dengan kehidupan masa kini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode kajian pustaka. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah pendekatan tematik. Sedangkan metode analisis yang digunakan adalah deskriptif- analitik yang berfokus pada ketenangan jiwa menurut Asy-Syaukānī dalam tafsirnya Fatḥ al-Qadīr. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketenangan jiwa menurut Asy-Syaukānī adalah tenangnya jiwa seseorang karena kokohnya iman kepada Allah. Menurut Asy-Syaukānī terdapat beberapa aspek yang dapat dilakukan untuk mencapai ketenangan jiwa yakni, penguatan keimanan melalui pengalaman spiritual, yakin terhadap janji Allah, mengingat Allah melalui lisan maupun hati, memahami tujuan hidup, mempersiapkan untuk kehidupan akhirat, selalu bersyukur atas segala nikmat Allah, serta patuh terhadap segala perintah-Nya. Selain itu, ketenangan jiwa menurutsangat relevan dengan kehidupan masa kini yang penuh tantangan dan tekanan. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai spiritual yang diajarkan oleh Asy-Syaukānī kedalam kehidupan modern ini individu dapat mencapai ketenangan yang hakiki serta dapat mengatasi berbagai problematika kehidupan. Asy-Syaukānī menekankan pada ibadah dan tawakal dapat diadaptasi sebagai mindfulness Islami, seperti meditasi berbasis żikir dan ibadah khusyuk untuk mengatasi stress. Dalam penafsirannya Asy-Syaukānī juga mengajarkan kesederhanaan dalam hidup sebagai jawaban atas gaya hidup yang konsumtif pada masa kini. Sedangkan jika dikaitkan dengan psikologi modern ketenangan jiwa menurut Asy-Syaukānī yang menekankan keimanan, tawakal, serta ihsan berkaitan dengan ketenangan jiwa dalam psikologi modern yang juga menekankan pada pengendalian emosi, tujuan hidup serta hubungan sosial yang baik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ketenangan jiwa; Asy-Syaukānī; Fatḥ al-Qadīr |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran > 297.1226 Interpretation and Criticism |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76231 - Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Fahrurozi Fahrurozi |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 07:42 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 07:42 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30345 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
