Implementasi nilai sufisme dalam rangkaian haul Sunan Abinawa Desa Pekuncen Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal

Rohmah, Vika ‘Aunur (2024) Implementasi nilai sufisme dalam rangkaian haul Sunan Abinawa Desa Pekuncen Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of 2104046098_VIKA 'AUNUR ROHMAH_Skripsi Lengkap.pdf] Text
2104046098_VIKA 'AUNUR ROHMAH_Skripsi Lengkap.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Penghormatan kepada orang yang berjasa dalam suatu daerah sering diadakan bahkan dirayakan yang disebut dengan haul. Haul banyak dilakukan pada masyarakat jawa sejak zaman nenek moyang dan turun temurun. Sebagai sebuah tradisi yang menggabungkan nilai agama dan sosial budaya berfungsi sebagai media untuk mengajarkan nilai-nilai sufisme kepada masyarakat. Data penelitian ini dilakukan melalui wawancara secara mendalam dengan kepala desa, tokoh agama sekaligus juru kunci makam Sunan Abinawa, dan masyarakat Desa Pekuncen yang mengungkap nilai sufisme seperti mahabbah, sabar, itsar, ta’wun (tolong menolong), tawakkal, kasih sayang (syafaqah) dan syukur. Selain itu, peneliti juga melakukan observasi, partisipasi aktif, dan studi literatur untuk memahami persepsi masyarakat terhadap nilai-nilai sufisme dan implementasinya yang diwujudkan dalam berbagai aktivitas keagamaan dan ritual haul. Haul Sunan Abinawa tidak hanya memperkuat hubungan spiritual antar sesama masyarakat, akan tetapi juga membentuk moralitas kolektif yang berlandaskan ajaran Islam. Rangkaian haul ini diadakan dengan kirab budaya, sholawat, wayang kulit, dan sedekah bumi sebagai upaya pelestarian budaya dan memperkenalkan kepada generasi saat ini. Sekaligus mengenalkan kepada anak cucu. Selain itu, rangkaian haul Sunan Abinawa berperan tidak hanya sebagai acara keagamaan, tetapi juga sebagai media pelestarian dan penguatan nilai-nilai sufisme di era modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi yang menggali lebih dalam suatu kebudayaan atau tradisi yang terjadi di masyarakat dengan mengamati objek yang diteliti. Tradisi ini merupakan momen yang sangat sakral sekaligus bersejarah karena terdapat nilai spiritual dan sosial yang kuat di dalamnya. Sehingga diharapkan melalui tradisi tersebut dapat diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari. Nilai sufisme berfungsi sebagai tameng diri dari hawa nafsu duniawi. Terdapat sumber data yang diperoleh oleh peneliti yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi, dan partisipasi aktif. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui berita, buku, jurnal, artikel, dan informasi internet. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa nilai-nilai sufisme diterapkan melalui kegiatan keagamaan seperti ceramah, do’a bersama, dan aktivitas sosial dalam rangkaian haul Sunan Abinawa. Nilia-nilai tersebut memberikan dampak positif dalam memperkuat spiritualitas individu sekaligus menciptakan keseimbangan sosial di tengah masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Sufi; Tasawuf; Sufisme, Haul dan Peringatan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.4 Sufism
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.4 Sufism > 297.41 Sufi theology
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76236 - Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Umar Falahul Alam
Date Deposited: 11 Jul 2026 03:05
Last Modified: 11 Jul 2026 03:05
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30354

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics