Muhasabah diri dalam meningkatkan kesejahteraan emosional pada mahasiswa di Pesantren Al-Munawwar Semarang

Saskiyah, Bulan (2024) Muhasabah diri dalam meningkatkan kesejahteraan emosional pada mahasiswa di Pesantren Al-Munawwar Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of 2104046136_Bulan Saskiyah_Skripsi Lengkap.pdf] Text
2104046136_Bulan Saskiyah_Skripsi Lengkap.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Mahasiswa yang tinggal di pesantren dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti tekanan akademik, disiplin ketat di pesantren, serta terbatasnya interaksi sosial di luar lingkungan pesantren. Kurangnya kesadaran dalam manajemen waktu sering kali membuat mereka kewalahan, memicu kecemasan terkait tugas-tugas yang harus diselesaikan. Selain itu, mereka juga menghadapi konflik, seperti masalah hubungan dengan pacar, orang tua, serta ketidakpuasan terhadap prestasi akademik. Kondisi ini dapat meningkatkan tekanan emosional, termasuk kecemasan dan stres. Beban dan harapan yang tinggi untuk menjalankan kedua tanggung jawab tersebut dapat mempengaruhi kesejahteraan emosional mahasiswa secara signifikan. Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Munawwar Semarang. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana terapi muhasabah mahasiswa Pondok Pesantren Al-Munawwar dalam meningkatkan kesejahteraan emosional. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) adapun pendekatan yang digunakan adalah kualitatif fenomenologi yaitu berfokus pada eksplorasi mendalam terhadap penjelasan dan pemahaman individu mengenai pengalaman-pengalaman yang mereka alami. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi, data sekunder dari buku-buku, artikel dan jurnal yang berkaitan dengan judul penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh mahasiswa Pondok Pesantren Al-Munawwar memahami pentingnya muhasabah dan secara aktif melaksanakannya sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan emosional. Cara yang digunakan meliputi mengevaluasi niat, amalan, dan dosa-dosa, melaksanakan shalat taubat, menerima kritik dan saran dari orang lain, dzikir dan doa, dan pergaulan dengan orang saleh. Waktu pelaksanaan muhasabah dilakukan sesuai dengan kenyamanan masing-masing individu, seperti seminggu sekali, setiap malam menjelang tidur, dan setelah shalat fardhu sambil berdzikir. Terapi muhasabah yang dijalankan oleh mahasiswa Pondok Pesantren Al-Munawwar terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan emosional. Praktik ini secara signifikan membantu mereka mengurangi rasa cemas dan stres yang dialami.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Akhlakul Karimah; Akhlak Terpuji; Muhasabah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice
Depositing User: Umar Falahul Alam
Date Deposited: 11 Jul 2026 03:33
Last Modified: 11 Jul 2026 03:33
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30357

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics