Pengaruh polusi cahaya terhadap kemunculan fajar sadiq : studi kasus Desa Sidomakmur Kab. Kendal dan Menara Al-Husna MAJT Kota Semarang
Fuadiyah, Nur Annisa (2025) Pengaruh polusi cahaya terhadap kemunculan fajar sadiq : studi kasus Desa Sidomakmur Kab. Kendal dan Menara Al-Husna MAJT Kota Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2002046044NUR_ANNISA_FUADIYAH-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Polusi cahaya berarti adanya fenomena intensitas cahaya yang terlalu besar. Penggunaan cahaya yang berlebih di jaman sekarang tidak bisa dihindari lagi. Hal ini menyebabkan dampak negatif, khususnya bagi pengamat langit dan kegiatan observasi. Hal ini juga bahas oleh Professor Thomas Djamaluddin dalam sebuah karya, yaitu “Benarkah Waktu Subuh Di Indonesia Terlalu Cepat?”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh polusi cahaya terhadap awal waktu Subuh atau yang disebut dengan fajar shadiq, dimana saat waktu awal Subuh yang seharusnya dilaksanakan tepat waktu menjadi lebih cepat akibat polusi cahaya. Hal ini tentu menjadi problematik bagi masyarakat ketika memulai salat Subuh secara tepat waktu.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) yang menggunakan metode kualitatif yang didapat dari dua sumber data yakni primer dan sekunder. Data primer yang dijadikan acuan pada penelitian ini adalah data citra awal waktu Subuh atau fajar shadiq yang didapat dari observasi lapangan yang dilakukan pada 2 (dua) tempat yaitu tempat yang relatif gelap yakni di Desa Sidomakmur Kec. Kaliwungu Selatan Kab. Kendal Jawa Tengah yang terletak pada koordinat -7⁰ 1’55,92” LS dan 110⁰ 12’36,88” BT dan tempat yang lebih terpapar dampak polusi cahaya yakni di Menara Al Husna MAJT Kota Semarang yang terletak pada koordinat - 7° 7′ 20,67″ LS dan 110° 22′ 59,2″ BT . Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan citra foto dimulai dari ketinggian matahari pada -20 derajat dibawah ufuk timur, sampai dengan ketinggian -6 derajat dibawah ufuk timur dengan selang waktu 2 menit per capture.
Berdasarkan penelitian tersebut, peneliti menemukan dua perbedaan, yaitu tempat yang lebih minim terpapar polusi cahaya lebih gelap daripada tempat yang lebih terkena dampak polusi cahaya, yang bisa diketahui melalui situs light pollution map yang memiliki fitur pengamat intensitas cahaya dan membaginya dalam beberapa kelas. Fitur tersebut dinamakan dengan Skala Bortle. Dapat kita lihat menurut skala bortle yang ada dalam situs light pollution maps bahwa di Desa Sidomakmur memiliki ketinggian 95 mpdl dan memiliki tingkat polusi cahaya yang berada pada kelas 4 (Polusi cahaya lebih jelas, dan detail di Bimasakti mulai berkurang). Sedangkan pada lokasi selanjutnya yaitu di Menara Al Husna MAJT yang menurut situs light pollution maps berada di ketinggian 10 mdpl serta memiliki polusi cahaya kelas 6 (Polusi cahaya sangat signifikan, menghalangi banyak bintang dan objek langit). Hal tersebut peneliti kaji ulang berikut pembuktian dengan observasi menggunakan kamera DSLR merk Nikon tipe D7200 dengan metode astrofotografi serta menggunakan teknik blink komparator. Hasil dari obeservasi tersebut yaitu pada tempat yang minim polusi cahaya menunjukkan bahwa fajar mulai terlihat pada ketinggian -13⁰ dibawah ufuk timur, sedangkan di Menara Al Husna fajar sudah terlihat pada ketinggian -18⁰ dibawah ufuk timur. Kesimpulan dari penelitian ini dapat dijabarkan bahwa tempat yang minim polusi cahaya menunjukkan kemunculan fajar shadiq lebih lambat dibandingkan tempat yang terpaparmemiliki polusi cahaya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fajar Shadiq; Awal Waktu Subuh; Polusi Cahaya; Astofotografi; Blink komparator; Polusi cahaya |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 50202 - Ilmu Falak |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 01:45 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 01:45 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30409 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
