Kontestasi lifestyle tradisi walimatussafar haji di Desa Plumpang Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban

Azmy, Balgis Wafiqul (2025) Kontestasi lifestyle tradisi walimatussafar haji di Desa Plumpang Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2101056028BALGIS_WAFIQUL_AZMY] Text (SKRIPSI2101056028BALGIS_WAFIQUL_AZMY)
SKRIPSI2101056028BALGIS_WAFIQUL_AZMY-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK

Balgis Wafiqul Azmy (2101056028), Kontestasi Lifestyle Tradisi Walimatussafar Haji di Desa Plumpang Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban

Studi ini hadir didasari keragaman budaya di Indonesia khususnya tradisi pelaksanaan ibadah haji yang ada di pulau jawa. Haji adalah kewajiban penting dalam Islam dan sebagai penyempurna rukun Islam. Setiap umat muslim diharapkan dapat melakukannya sekali seumur hidup apabila mampu dan telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Di Indonesia, perjalanan haji diiringi acara budaya seperti walimatussafar, yang digelar sebelum keberangkatan dengan doa, pidato, hingga makan bersama. Tradisi walimatussafar bervariasi di negara Indonesia, namun inti dari segalanya sama yakni tasyukuran dan doa. Pada umumnya, masyarakat umat muslim memiliki motivasi untuk menunaikan ibadah haji berbeda-beda, mencakup aspek spiritual, status sosial, dan pengaruh komunitas.
Penelitian ini menggunakan data primer dari wawancara dengan lima anggota masyarakat yang telah menunaikan ibadah haji dan data sekunder. Berbagai teknik pengumpulan data digunakan untuk memastikan keakuratan informasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis studi lapangan (file research) dan pendekatan sosiologis, bertujuan menjelaskan faktor yang menyebabkan terjadinya kontestasi. Kesimpulan diambil dengan memverifikasi data yang dianalisis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa haji adalah ritual penting Islam dengan makna agama dan budaya yang besar bagi umat Muslim di Indonesia. Dalam ritual haji, Tasyakuran terbagi menjadi dua tahap: keberangkatan dan kepulangan, yang melibatkan banyak masyarakat. Hal tersebut meningkatkan solidaritas dan membantu pelestarian identitas budaya di tengah modernisasi. Berdasarkan analisis penelitian tentang Kontestasi Lifestyle tradisi Walimatussafar Haji di Desa Plumpang Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban, beberapa kesimpulan dapat ditarik. Haji adalah ritual ibadah penting dalam Islam, dengan ritual dan tradisi yang memiliki makna budaya dan agama. Tradisi ini telah ada selama puluhan tahun, sehingga mencerminkan keyakinan dan nilai masyarakat.
Kata kunci: Walimatussafar, Tradisi Haji, Kontestasi Budaya

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Walimatussafar; Tradisi haji; Kontestasi budaya
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.3 Islamic Worship / Ibadah > 297.35 Sacred places (Masjid). Pilgrims (Haji, Umrah)
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 76201 - Manajemen Haji dan Umrah
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 15 Jul 2026 01:21
Last Modified: 15 Jul 2026 01:24
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30497

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics