Implementasi kaidah fiqh oleh hakim dalam putusan dispensasi nikah tahun 2023 : studi kasus di Pengadilan Agama Purwodadi

Dewi, Abni Widya (2024) Implementasi kaidah fiqh oleh hakim dalam putusan dispensasi nikah tahun 2023 : studi kasus di Pengadilan Agama Purwodadi. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of 2102016098 - ABNI WIDYA DEWI] Text (2102016098 - ABNI WIDYA DEWI)
2102016098 - ABNI WIDYA DEWI.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 mengatur tentang batas usia perkawinan bagi laki-laki dan perempuan yakni 19 tahun. Dalam Pasal 7 ayat 2 bahwa jika terdapat alasan mendesak maka dapat mengajukan permohonan Dispensasi nikah di Pengadilan Agama setempat disertai alasan yang mendesak. Namun realitanya di Pengadilan Agama Purwodadi perkara Dispensasi nikah melambung tinggi hingga mencapai 801 kasus ditahun 2023. akim dalam mengabulkan dispensasi nikah tersebut dominan menggunakan 2 kaidah saja. Tulisan ini akan mengkaji penerapan kaidah fiqh oleh hakim dalam putusan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Purwodadi tahun 2023, sehingga dirumuskan dua rumusan masalah yakni; 1) Apa kaidah fiqh yang digunakan hakim dalam implementasi putusan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Purwodadi tahun 2023. 2) Mengapa kaidah fiqh tersebut sering digunakan hakim ketika mengimplementasikan putusan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Purwodadi tahun 2023.
Jenis penelitian ini adalah penelitian normatif dengan menggunakan pendekatan konseptual approach. Sumber data primer berasal dari wawancara hakim di Pengadilan Agama Purwodadi tahun 2023. Sumber data sekunder yakni putusan dispensasi nikah Pengadilan Agama Purwodadi tahun 2023. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kaidah fiqh yang sering digunakan hakim Pengadilan Agama Purwodadi hanya 2 kaidah fiqh saja yakni المصالح درء المفاسد مقدم على جلب dan تَصَرُّفُ الْاِمَامِ عَلَى الرَّعِيَّةِ مَنُوْطٌ بِالْمَصْلَحَةِ. Kaidah fiqh tersebut sering digunakan hakim di Pengadilan Agama Purwodadi karena sudah tepat dan sesuai dengan asas-asas dalam PERMA Nomor 5 Tahun 2019 yakni tujuan maslahat memang tercapai sesuai dengan tujuan maqashid.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pengadilan agama; Dispensasi nikah; Kaidah fiqh
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah)
Depositing User: Fahrurozi Fahrurozi
Date Deposited: 15 Jul 2026 03:39
Last Modified: 15 Jul 2026 03:39
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30520

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics