Upaya konselor adiksi dalam pencegahan relapse pecandu narkoba di Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah

Inayah, Nur (2025) Upaya konselor adiksi dalam pencegahan relapse pecandu narkoba di Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2001016081NUR_INAYAH] Text (SKRIPSI2001016081NUR_INAYAH)
SKRIPSI2001016081NUR_INAYAH-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu lembaga yang berfungsi untuk mencegah relapse. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terus meningkatnya jumlah pengguna narkoba di Indonesia setiap tahunnya, salah satunya Jawa Tengah dan 40% dari mereka akan relapse pada narkoba. Untuk itu diperlukan upaya pencegahan oleh konselor ahli untuk mencegah klien kambuh. Kajian ini bertujuan guna mengidentifikasi bagaimana upaya konselor adiksi dalam mencegah relapse di Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah.
Kajian ini menerapkan metodologi kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik validitas dan reliabilitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, hingga proses merumuskan simpulan serta memvalidasi temuan.
Temuan dari penelitian ini menunjukkan potret kekambuhan (relapse) pada pecandu narkotika di Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah ditinjau lewat tiga dimensi: 1) Relapse emosional, dari yang sebelumnya sulit mengontrol emosi, mengalami kegelisahan berlebih, cenderung mengisolasi diri, bersikap keras kepala, serta memiliki pola makan dan tidur yang tidak teratur menjadi lebih sabar, bisa mengontrol emosi, serta pola makan dan tidur baik. 2) Relapse mental, yang tercermin dari kecenderungan pecandu untuk terus-menerus memikirkan kenikmatan saat mengkonsumsi narkoba, membayangkan momen penggunaan, serta munculnya rasa bersalah yang berlarut-larut, kini klien mulai jujur tentang apa yang dialami, tidak ada pikiran relapse, dan mulai bisa menerima masalalu. 3) Relapse fisik, yang terlihat dari munculnya dorongan kuat dalam pikiran klien untuk kembali menggunakan narkotika. Namun kini klien mulai menyadari bahwa yang dilakukan selama ini salah. Adapun upaya konselor adiksi dalam pencegahan relapse pengguna narkoba meliputi: 1) Upaya pemulihan fisik, melalui terapi khusus dengan memperbaiki pola hidup klien, melakukan kegiatan yang positif dan menghabiskan waktu bersama keluarga, konselor berperan melakukan asesmen dan evaluasi terhadap rawatan sebelumnya. 2) Upaya pemulihan psikologis, konselor berperan sebagai pembimbing dengan memberikan masukan-masukan positif dan membantu klien mengendalikan emosinya. 3) Upaya pemulihan sosial, konselor berperan melakukan monitoring dengan bekerjasama dengan keluarga agar relapse tidak terjadi dan memberikan penguatan mengatasi stigma sosial. 4) Upaya pemulihan rohani, konselor berperan sebagai pembimbing agama dengan memberikan arahan atau motivasi agar lebih mendekatkan diri pada Tuhan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Upaya; Relapse; Pecandu Narkoba
Subjects: 300 Social sciences > 302 Social interaction
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 16 Jul 2026 04:03
Last Modified: 16 Jul 2026 04:03
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30571

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics