Manajemen pembelajaran inquiry based learning dalam pembentukan karakter mandiri di School of Life Lebah Putih Salatiga

Husna, Annisaa Fahmawati (2025) Manajemen pembelajaran inquiry based learning dalam pembentukan karakter mandiri di School of Life Lebah Putih Salatiga. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2103036073ANNISAA_FAHMAWATI_HUSNA] Text (SKRIPSI2103036073ANNISAA_FAHMAWATI_HUSNA)
SKRIPSI2103036073ANNISAA_FAHMAWATI_HUSNA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan tujuan pendidikan nasional, khususnya dalam pembentukan karakter mandiri dengan kenyataan. Fokus permasalahan dalam penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana manajemen pembelajaran Inquiry Based Learning dalam pembentukan karakter mandiri peserta didik di School of Life Lebah Putih Salatiga? 2) Apa saja kendala manajemen pembelajaran dalam pembentukan karakter mandiri di School of Life Lebah Putih Salatiga? Penelitian ini merupakan studi lapangan dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan di School of Life Lebah Putih Salatiga. Data yang relevan dikumpulkan langsung dari sekolah tersebut menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini diperoleh melalui analisis data yang telah dilakukan: 1) Manajemen pembelajaran Inquiry Based Learning dalam pembentukan karakter mandiri di School of Life Lebah Putih Salatiga dilakukan melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi. Pertama, perencanaan dilakukan dengan menyusun pembelajaran yang didasarkan pada kebahagiaan peserta didik dan tujuan pendidikan, sehingga dapat membantu dalam pembentukan karakter mandiri. Kedua, pada tahap pengorganisasian, kepala sekolah dan manajer (pembantu kepala sekolah) sebagai penanggung jawab kebutuhan dan perencana konsep, sedangkan wali kelas berfokus pada kelasnya masing-masing yang membantu secara langsung dalam pembentukan karakter mandiri peserta didik dikelas. Ketiga, pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui kolaborasi dengan kelas lain, orang tua siswa dan kolaborator ahli. Peserta didik dilatih untuk dapat memilih sendiri kolaborator mereka sendiri, hal ini dapat membantu peserta didik dalam pembentukan karakter mandiri. Keempat, evaluasi dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu evaluasi formatif dan sumatif. Evaluasi formatif dilakukan setiap hari setelah pembelajaran berakhir oleh wali kelas, sedangkan evaluasi sumatif dilakukan melalui PTS berupa projek Pasar Karya Raya dan PAS berupa Game Based Assessment 2) Kendala manajemen pembelajaran Inquiry Based Learning dalam pembentukan karakter mandiri di School of Life Lebah Putih Salatiga meliputi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal, seperti keterbatasan sumber daya manusia, dan keterbatasan waktu perencanaan. Faktor eksternal, seperti perbedaan antara harapan orang tua dengan tujuan sekolah.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Manajemen pembelajaran; Inquiry based learning; Kemandirian
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 86231 - Manajemen Pendidikan Islam (Kependidikan Islam)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 17 Jul 2026 03:22
Last Modified: 17 Jul 2026 03:24
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30585

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics